Momentum HJK 235: Pemerintah Kota Padang Panjang Fokus Pemulihan Pascabencana
Selain menyampaikan langkah penanganan bencana, Wali Kota juga menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga stabilitas pembangunan meski menghadapi tantangan berat. Ia menyebut bahwa spirit inovasi dan kolaborasi tetap menjadi arah kebijakan kota ke depan.
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan, Syaiful Bahri, turut menghadiri kegiatan dan menyampaikan apresiasi kepada Pemko Padang Panjang atas respons cepat selama bencana. Ia juga menyampaikan duka mendalam dari Gubernur Mahyeldi.
"Data 2025 menunjukkan kota ini berkembang konsisten dan memiliki fondasi sosial yang kokoh. Kami mengapresiasi langkah cepat pemerintah kota dalam merespons bencana," kata Syaiful.
Rangkaian peringatan HJK yang berlangsung sederhana ini juga mendapat dukungan penuh dari unsur Forkopimda, anggota DPRD Provinsi, mantan wakil wali kota, serta para tokoh masyarakat yang hadir.
Banyak pihak menilai keputusan pemerintah dan DPRD meniadakan acara hiburan adalah langkah tepat dan menunjukkan kepekaan pemimpin daerah terhadap kondisi warganya. Penyesuaian ini sekaligus menjadi simbol empati kota terhadap tragedi yang terjadi.
Tokoh masyarakat Suhatmi mengungkapkan bahwa keputusan pemerintah melakukan peringatan HJK secara sederhana merupakan pilihan yang sangat tepat. Menurutnya, masyarakat menilai langkah itu menunjukkan kepedulian yang tinggi dari Wali Kota dan seluruh jajaran.
"Alhamdulillah pemko dan DPRD merespons dengan baik desakan masyarakat. Terima kasih kepada Wali Kota, Wakil Wali Kota, Ketua DPRD, dan semua unsur yang telah menunjukkan empati," ujarnya.
Peringatan HJK tahun ini menjadi momentum bagi Wali Kota Hendri Arnis untuk menegaskan arah pembangunan Padang Panjang yang berbasis ketangguhan, empati, dan kolaborasi. Ia berharap masa duka ini menjadi penguat semangat kebersamaan masyarakat.
Dalam suasana penuh haru namun tetap mengedepankan optimisme, pemerintah dan masyarakat bertekad melangkah bersama menata kembali kehidupan pascabencana.
Sebagai daerah yang dikenal sejuk dan religius, Padang Panjang diyakini mampu bangkit melalui kerja sama semua pihak. Pemerintah Kota berkomitmen terus berada di sisi warga, memastikan setiap tahap pemulihan berjalan dengan baik.
Peringatan HJK ke-235 tahun ini pun menjadi cerminan kepemimpinan yang humanis dan responsif, menghadirkan pesan bahwa pembangunan bukan sekadar infrastruktur, melainkan juga tentang keberpihakan terhadap kemanusiaan. (bi/mel/adv)
Penulis: Imel
Editor: Imel
Berita Terkait
- 10 Pejabat Baru di Padang Panjang Dilantik
- Pemko Gelar Musrenbang RKPD 2027, Prioritaskan Pemulihan Ekonomi dan Pembangunan Berkelanjutan
- Wako Hendri Arnis Paparkan LKPJ 2025, Bahas Bencana hingga Prestasi Daerah
- Itjen Kemendagri Kunjungi Padang Panjang, Bahas Penguatan Pengelolaan APBD
- Rakor di Padang Panjang, Gubernur Mahyeldi Tekankan Penguatan Kolaborasi Antarlevel Pemerintahan






