Banjir Bandang Lumpuhkan Puluhan Fasilitas Pendidikan di Padang, Ketua DPRD Pastikan Pembelajaran Tetap Berjalan
Bagi siswa yang berada di lokasi pengungsian, DPRD Kota Padang mendorong pemerintah daerah untuk memfasilitasi penempatan sementara di sekolah terdekat. Langkah ini dinilai dapat meringankan beban orang tua, terutama yang mengalami kendala transportasi.
"Jika orang tua masih bisa mengantar anak ke sekolah asal tentu tidak masalah. Namun jika jaraknya terlalu jauh atau tidak memungkinkan, Pemko Padang harus memfasilitasi dengan menyisipkan siswa ke sekolah terdekat dari lokasi pengungsian," jelas Muharlion.
Salah satu sekolah yang mengalami kerusakan terparah adalah SD Negeri 49 Batang Kabung di Kecamatan Koto Tangah. Sekolah tersebut dilaporkan hilang diterjang banjir bandang pada Jumat (28/11/2025), meninggalkan duka, trauma, serta tantangan besar bagi ratusan siswa dan tenaga pendidik.
Secara keseluruhan, jumlah siswa yang terdampak banjir bandang di Kota Padang mencapai 1.229 orang, terdiri atas 640 siswa jenjang SMP dan 589 siswa jenjang SD. Pemerintah daerah bersama DPRD diharapkan dapat segera mengambil langkah strategis agar proses pendidikan tetap berjalan optimal di tengah kondisi pemulihan pascabencana. (bi)
Penulis: Imel
Editor: Imel
Berita Terkait
- Wali Kota Fadly Amran Support Tabligh Akbar LAZ Al Azhar Sumbar
- Kota Padang Bidik Peluang Industri Penerbangan Global untuk Pengembangan Karir Generasi Muda
- Tekan ATS Menuju Nol, Pemko Padang Fokus Selamatkan Masa Depan Anak
- Mimpi Wako Fadly Amran: Padang Punya Sekolah Penerbangan
- Wako Fadly Amran Apresiasi Kehadiran JCC di UNP, Dorong Penguatan Ekosistem Kampus






