Cegah Munculnya Kelompok Miskin Baru Pascabencana, Pemko Padang Dorong Percepatan Bantuan Modal dan Perbaikan Irigasi

Sabtu, 10 Januari 2026, 11:20 WIB | Pemerintahan | Kota Padang
Cegah Munculnya Kelompok Miskin Baru Pascabencana, Pemko Padang Dorong Percepatan Bantuan...
Maigus Nasir secara tegas saat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pemulihan Pasca Bencana Sumatera melalui zoom meeting dari Gedung Bapenda Kota Padang, Jumat (9/1/2026). HUMAS
IKLAN BANK INDONESIA KAS KELILING

Mengingat jembatan darurat (Bailey) sulit dipasang karena bentang sungai yang lebar, Maigus Nasir meminta perhatian khusus dari pusat terkait solusi teknis jembatan permanen agar isolasi ekonomi di beberapa titik dapat segera teratasi.

Sementara terkait kondisi serta progres pemulihan pascabencana di bidang pendidikan, Maigus Nasir menjelaskan bahwa satu gedung Sekolah Dasar, yakni SD 49 Koto Tangah, hanyut total akibat bencana sehingga proses belajar mengajar sementara dilaksanakan dengan menumpang di gedung Puskesmas Pembantu.

Baca juga: Pemko Sawahlunto Tanggap Bantu Pencatatan Kartu Identitas Korban Kebakaran di Santur

Selain itu, akses menuju SMP 44 masih terhambat. Di bidang pendidikan agama, terdapat dua madrasah atau pesantren yang terdampak, dengan satu gedung mengalami kerusakan hingga 80 persen dan satu lainnya kehilangan beberapa ruang kelas, meskipun aktivitas belajar mengajar masih tetap berjalan.

Sementara itu, pada sektor infrastruktur transportasi, tercatat sembilan jembatan terdampak bencana. Pemasangan jembatan Bailey belum memungkinkan karena bentang jembatan yang terlalu panjang. Selain itu, dua titik ruas jalan kota dilaporkan putus. Maigus Nasir menambahkan bahwa kerusakan infrastruktur mayoritas terjadi pada jalan kota, sedangkan jalan nasional masih dapat dilewati tanpa kendala berarti dan jalan provinsi dalam kondisi aman. (bi/rel/mel)

Halaman:
1 2

Penulis: Imel
Editor: Imel

Bagikan: