APBMI Sumbar Serahkan Bantuan Huntara dan Toren Air bagi Warga Batu Busuk
PADANG, binews.id -- Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Sumatera Barat menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir bandang di kawasan Batu Busuk, Kota Padang, Senin (19/1). Bantuan tersebut disalurkan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang masih berjuang memulihkan kondisi pascabencana.
Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua APBMI Sumbar HM Tauhid yang didampingi Sekretaris APBMI Sumbar, Indra GWS. Penyerahan bantuan berlangsung di posko relawan yang dikelola warga setempat bersama sejumlah unsur masyarakat.
HM Tauhid menyampaikan, bantuan ini merupakan amanah dari APBMI Kalimantan Timur dengan total nilai sebesar Rp30 juta. Dana tersebut dihimpun dari kepedulian pengurus dan anggota APBMI Kaltim terhadap musibah yang menimpa warga Sumatera Barat.
Dari total bantuan tersebut, sebesar Rp27,5 juta dialokasikan untuk pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga yang rumahnya rusak berat akibat banjir bandang. Sementara sisanya digunakan untuk pengadaan dua unit toren air guna memenuhi kebutuhan air bersih warga.
Dua unit toren air tersebut akan ditempatkan di Kampung Pila Tarok, Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji. Wilayah ini diketahui mengalami kesulitan air bersih setelah infrastruktur dan sumber air terdampak bencana.
HM Tauhid berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar selama masa pemulihan. Ia juga menegaskan pentingnya sinergi berbagai pihak dalam membantu korban bencana.
"Semoga bantuan ini benar-benar bermanfaat dan menjadi amal jariah bagi Ketua DPW APBMI Kaltim Haji Syamsudin serta seluruh anggota APBMI di Kalimantan Timur," ujar Tauhid dalam sambutannya.
Sementara itu, Koordinator Posko Talang Mandiri Batu Busuk, Dasrul, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta kepedulian APBMI Kalimantan Timur dan APBMI Sumbar terhadap warga terdampak banjir bandang.
Menurut Dasrul, bantuan yang diterima akan disalurkan dalam bentuk material pembangunan huntara serta kebutuhan pokok berupa sembako. Penyaluran tahap awal difokuskan kepada 11 kepala keluarga yang kehilangan tempat tinggal.
"Setelah tahap awal, bantuan akan dilanjutkan ke titik-titik lain di kawasan Batu Busuk sesuai tingkat kebutuhan warga," jelas Dasrul.
Ia menambahkan, hingga saat ini telah berdiri 11 unit huntara yang dibangun dari berbagai bantuan donatur, baik dari tokoh masyarakat maupun perantau Minang. Bantuan dari APBMI Kaltim dinilai sangat membantu percepatan proses pemulihan pascabencana.
Penulis: Imel
Editor: Imel
Berita Terkait
- KAI Divre II Sumbar Tutup Perlintasan Sebidang Liar di Paulima--Indarung
- Groundbreaking Huntap di Kuranji, BNPB Percayakan Sepablock untuk Sumut dan Aceh
- Wako Fadly Amran Resmikan Bedah Rumah Buruh Harian Lepas
- Bersama Sestama BNPB, Wako Fadly Amran Letakkan Baru Pertama Huntap Mandiri
- Dua Kepala Keluarga Penyintas Banjir Batu Busuk Terima HunseLa dari Donatur dan Inisiator






