Bukittinggi Berpeluang Jadi Daerah Istimewa, Gubernur Sumbar Minta Kajian Mendalam

Kamis, 22 Januari 2026, 08:43 WIB | Ragam | Kota Bukittinggi
Bukittinggi Berpeluang Jadi Daerah Istimewa, Gubernur Sumbar Minta Kajian Mendalam
Mahyeldi dalam pertemuan dengan Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, di Istana Bung Hatta, Selasa (20/1/2026) yang membahas penguatan wacana penetapan Kota Bukittinggi sebagai Daerah Istimewa. ADPIM
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT BI

Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias menyatakan bahwa Bukittinggi merupakan salah satu kota terpenting di Provinsi Sumatera Barat. Kota ini pernah menjadi ibu kota Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada masa awal kemerdekaan.


Baca juga: Minang Halal Fest 2026 Resmi Dibuka, Gubernur Mahyeldi Dorong Penguatan Ekonomi Syariah Sumbar

"Setelah Jakarta dan Yogyakarta, Bukittinggi menjadi ibu kota negara saat dibentuknya Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) pada 19 Desember 1948," ujar Ramlan.


Ramlan menambahkan, saat ini Pemerintah Kota Bukittinggi terus berupaya meyakinkan pihak-pihak terkait untuk mendukung pemberian status khusus tersebut. "Karena secara historis, Bukittinggi pernah menjadi ibu kota NKRI," katanya.


Ramlan juga mengungkapkan rencana untuk menghadirkan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X sebagai narasumber dalam seminar, mengingat pengalaman Yogyakarta sebagai daerah istimewa.


Pertemuan tersebut turut dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Sumbar, Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar, Kepala Biro Pemerintahan, Kepala Biro Administrasi Pimpinan, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dari Pemerintah Kota Bukittinggi. (bi/Adpsb)

Halaman:
1 2
IKLAN MBG

Penulis: Imel
Editor: Imel

Bagikan: