Cek Urine Massal Pejabat Polda Sumbar, Komitmen Bersihkan Internal dari Narkotika

Selasa, 24 Februari 2026, 12:05 WIB | Kesehatan | Kota Padang
Cek Urine Massal Pejabat Polda Sumbar, Komitmen Bersihkan Internal dari Narkotika
Polda Sumbar
IKLAN BANK INDONESIA KAS KELILING

PADANG, binews.id -- Komitmen pemberantasan narkotika di tubuh kepolisian tidak hanya disuarakan ke publik, tetapi juga ditegakkan dari dalam institusi. Hal itu ditunjukkan melalui pelaksanaan tes urine terhadap jajaran pimpinan di Polda Sumatera Barat.

Pemeriksaan dilakukan terhadap Perwira Menengah (Pamen), Pejabat Utama (PJU), para Kapolres, serta para Kasubdit. Kegiatan berlangsung di Mapolda Sumbar, Padang, Selasa pagi.

Cek urine tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta. Seluruh pejabat mengikuti pemeriksaan tanpa pengecualian dan menjalani prosedur sesuai standar.

Satu per satu peserta menyerahkan sampel kepada tim medis untuk dilakukan pengujian. Proses berjalan tertib dan transparan sebagai bentuk keseriusan institusi dalam menjaga kebersihan internal.

Baca juga: Trio Pimpinan KONI Sumbar Kunjungan ke Kajati, Bahas Komitmen Bersihkan Tata Kelola Olahraga

Langkah ini bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan wujud ketegasan bahwa penyalahgunaan narkotika tidak mendapat ruang di lingkungan kepolisian. Keteladanan pimpinan menjadi pesan kuat bagi seluruh jajaran.

Kapolda Sumbar menegaskan, integritas adalah pondasi utama dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Menurutnya, pemberantasan narkoba harus dimulai dari internal.

Ia juga mengingatkan bahwa tidak mungkin aparat bersikap tegas kepada masyarakat apabila internal institusi masih bermasalah. Disiplin dan integritas, katanya, merupakan komitmen yang tidak bisa ditawar.

Sementara itu, Kompol Maman Rosadi dari Tim P4GN Lembaga Anti Narkotika Provinsi Sumatera Barat menilai kegiatan ini sebagai langkah konkret mendukung gerakan pencegahan narkoba.

Menurutnya, perang melawan narkotika tidak cukup mengandalkan penindakan di lapangan. Penguatan moral dan pengawasan internal menjadi kunci agar aparat tetap berada di jalur yang benar.

Ia menambahkan, ketika aparat bersih, kepercayaan publik akan tumbuh. Kepercayaan inilah yang menjadi modal penting agar upaya pemberantasan narkoba berjalan lebih efektif.

Halaman:

Penulis: Imel
Editor: Imel

Bagikan: