Dari Lorong Waktu ke Indarung: Megahnya Masjid Jabal Rahmah Semen Padang yang Menghidupkan Syiar Islam
PADANG, binews.id — Bagi generasi 90-an, Masjid Siti Rawani di Jatiasih—yang menjadi latar utama sinetron Lorong Waktu—bukan sekadar bangunan ibadah, melainkan ruang kenangan spiritual. Namun, jika Anda berkunjung ke Indarung, Padang, ada masjid yang menghadirkan aura serupa—bahkan dalam skala yang lebih megah. Itulah Masjid Jabal Rahmah Semen Padang, masjid besar dan indah yang menjadi ikon syiar Islam di jantung kawasan industri.
Kubahnya berdiri anggun, garis bangunannya tegas namun teduh, dan ruang dalamnya menghadirkan kesan lapang yang khusyuk. Sekilas, ia seperti membawa memori kolektif publik pada sinetron religi legendaris itu. Namun masjid ini bukan sekadar nostalgia visual. Ia adalah simbol komitmen panjang PT Semen Padang dalam menegakkan syiar Islam di lingkungan perusahaan dan masyarakat sekitar.
Masjid Jabal Rahmah berkapasitas 1.000 jamaah itu dibangun pada awal 1990-an, ketika kebutuhan akan fasilitas ibadah yang lebih representatif semakin mendesak. Saat itu, Masjid Raya Al-Ittihad di Simpang Indarung tak lagi mampu menampung lonjakan jamaah, seiring bertambahnya jumlah karyawan dan berkembangnya kawasan sekitar pabrik.
Mantan Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Chairinal Chaidir, mengungkapkan bahwa masjid itu dibangun saat perusahaan dipimpin oleh Drs. Abu Bakar sebagai Direktur Utama. Pembangunan masjid dilatarbelakangi kebutuhan akan fasilitas ibadah yang lebih representatif, menyusul meningkatnya jumlah karyawan dan masyarakat di sekitar perusahaan.
"Sebelumnya, Masjid Raya Al-Ittihad di Simpang Indarung menjadi pusat kegiatan ibadah bagi karyawan PT Semen Padang. Namun karena kapasitasnya tidak lagi mencukupi untuk menampung lonjakan jamaah, perusahaan membangun masjid baru yang berlokasi di dekat SPBU Indarung dan diberi nama Masjid Raya Jabal Rahmah Semen Padang," katanya.
Jabal Rahmah bermakna "Bukit Kasih" dalam bahasa Arab. Menurut tradisi Islam, bukit ini dianggap sebagai tempat di mana Nabi Adam dan Hawa bersatu setelah diusir dari surga. Bukit ini terletak di sebelah timur Padang Arafah dan memiliki tinggi sekitar 70 meter.
Nama Jabal Rahmah juga merujuk pada batu sebagai bahan utama semen yang dimaknai sebagai rahmat bagi umat manusia. Masjid ini mengusung konsep modern pada masanya, dengan fasilitas parkir yang luas, akses khusus bagi karyawan dari kawasan perusahaan, serta akses terbuka bagi masyarakat umum.
Dari sisi arsitektur, masjid ini memadukan nilai-nilai Islam dengan filosofi adat Minangkabau. Selain berfungsi sebagai tempat ibadah yang berlandaskan lima Rukun Islam, masjid ini juga menjadi pusat kegiatan sosial dan pembinaan keagamaan bagi karyawan maupun warga sekitar perusahaan.
Menurut Chairinal Chaidir, desain bangunan mencerminkan filosofi mendalam. Empat sudut menonjol pada struktur masjid melambangkan empat bacaan utama dalam Islam, yakni Subhanallah, Alhamdulillah, La ilaha illallah, dan Allahu Akbar. Filosofi ini sejalan dengan konsep "asal diri nan ampek" yang terdiri dari roh, jiwa, akal, dan jasad.
Nilai tersebut juga diperkaya dengan prinsip "kato nan ampek" dalam budaya Minangkabau, yakni pedoman etika komunikasi berdasarkan posisi lawan bicara: kato mandaki (kepada yang lebih tua atau dihormati), kato mandata (kepada sebaya), kato manurun (kepada yang lebih muda), dan kato malereang (kepada besan atau ipar).
"Prinsip ini menegaskan pentingnya harmoni sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Selain itu, lima kubah yang berdiri di atas masjid menjadi simbol lima Rukun Islam: mengucapkan dua kalimat syahadat, mendirikan salat lima waktu, menunaikan zakat, berpuasa di bulan Ramadan, dan menunaikan ibadah haji bagi yang mampu," ujarnya.
Penulis: Imel
Editor: Imel
Berita Terkait
- Iktikaf di Masjid Nurul Hidayah Sijunjung, Gubernur Mahyeldi Serahkan Bantuan Rp25 Juta
- Safari Ramadan SIG di PT Semen Padang Usung Tema Cahaya Ramadan, Harmoni Kebersamaan
- Safari Ramadhan di Bungo Pasang, Wagub Vasko Ajak Semua Pihak Bersinergi Bangun Sumbar
- Safari Ramadan di Korong Gadang, Fadly Amran Tegaskan Perkuat Progul Smart Surau
- Evi Yandri Apresiasi Pesatnya Pembangunan Masjid di Sumbar, Ajak Generasi Muda Makmurkan Masjid




