Wagub Vasko Tegaskan Validasi Data Korban Bencana: Jangan Ada Warga yang Terlewat
Vasko mengapresiasi kerja keras relawan, perangkat nagari, dan masyarakat yang terus bergotong royong sejak masa tanggap darurat. Ia mengajak seluruh pihak tetap solid agar proses pemulihan berjalan merata.
"Kita tidak bisa bekerja sendiri. Semua harus bergerak bersama agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah," katanya.
Sementara itu Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal menyampaikan Nagari Salareh Aia merupakan salah satu wilayah yang terdampak cukup parah, dengan kerusakan rumah, sawah, serta adanya korban jiwa. Ia menegaskan seluruh kerusakan telah didata dan proposal bantuan senilai Rp7,9 triliun telah diajukan ke pemerintah pusat.
Ia menambahkan, pemerintah daerah bersama pemerintah provinsi tengah menyiapkan pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak, dengan tantangan utama pada ketersediaan lahan yang sesuai.
Dari pihak pengurus masjid, Datuak Tan Mangindo menyampaikan bahwa Masjid Suhada' tetap berdiri kokoh saat bencana dan kini kembali difungsikan untuk kegiatan ibadah. Namun, ia berharap adanya bantuan untuk perbaikan atap masjid yang masih bocor saat hujan.
Berita Terkait
- Lewat Safari Ramadan di Agam, Sekdaprov Sumbar Ajak Perkuat SDM Menuju 2045
- Ratusan Warga Sambut Kehadiran Mahyeldi Iktikaf di Masjid Al Wustha Pulai Tangah Kabupaten Agam
- UNP Peduli dan J&T Cargo Salurkan Bantuan untuk Hewan Terdampak Bencana di Nagari Maninjau
- BKOW Sumbar Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Longsor di Nagari Dalko
- TP PKK Sumbar Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di Palembayan dan Malalak






