Inflasi Sumbar Februari 2026 Terkendali di Level 0,3 Persen, Lebih Rendah dari Nasional
Secara tahunan (year on year/yoy), inflasi Sumatera Barat pada Februari 2026 tercatat 4,39 persen, meningkat dibandingkan Januari yang sebesar 3,92 persen. Kenaikan inflasi tahunan ini dipengaruhi faktor low-base effect dari penerapan diskon tarif listrik yang berlaku hingga Februari 2025. Secara tahunan, tarif listrik tercatat mengalami kenaikan 96,51 persen (yoy).
Komoditas lain yang memberikan andil besar terhadap inflasi tahunan Februari antara lain emas perhiasan sebesar 77,44 persen (yoy), daging ayam ras 19,72 persen (yoy), beras 4,38 persen (yoy), dan mobil 8,41 persen (yoy). Tekanan harga emas dan sejumlah komoditas global turut memengaruhi dinamika inflasi daerah.
Ke depan, inflasi tahunan Sumatera Barat diperkirakan akan terus menurun dan bergerak menuju rentang target 2,5 persen 1 persen. Selain dipengaruhi berakhirnya faktor low-base effect tarif listrik, prospek penurunan inflasi juga ditopang membaiknya pasokan seiring masa panen serta perbaikan jalur distribusi sejalan progres infrastruktur jalan. Namun demikian, sejumlah risiko tetap perlu diwaspadai, seperti peningkatan permintaan selama Ramadan dan Idul Fitri, rigiditas konsumsi beras, potensi aliran pasokan ke luar daerah akibat disparitas harga, kenaikan harga emas dan komoditas global, serta depresiasi rupiah di tengah tensi geopolitik global. Untuk itu, sinergi pengendalian inflasi TPID bersama Bank Indonesia dan pemerintah daerah akan terus diperkuat guna menjaga inflasi tetap terkendali. (bi/rel/mel)
Penulis: Imel
Editor: Imel
Berita Terkait
- Penumpang KA Lembah Anai Meningkat 128 Persen, KAI Divre II Sumbar Optimistis Layanan Semakin Diminati
- Libur Hari Buruh, KAI Divre II Sumbar Siapkan 23.376 Tempat Duduk Kereta Api Lokal
- Gubernur Mahyeldi Rangkul Apindo Bantu UMKM Sumbar Naik Kelas
- Efisien, Transparan, dan Ramah Lingkungan, KAI Divre II Sumbar Optimalkan Penggunaan BBM untuk Mobilitas Masyarakat
- Wagub Vasko Dorong Kab/Kota di Sumbar Tiru Langkah Pariaman Perluas Pasar Produk Pangan






