Wakil Ketua DPRD Sumbar Dukung Padang Menuju Kota Gastronomi Dunia UNESCO 2027

Selasa, 12 Mei 2026, 09:10 WIB | Politik | Kota Padang
Wakil Ketua DPRD Sumbar Dukung Padang Menuju Kota Gastronomi Dunia UNESCO 2027
Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Nanda Satria menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Kota (Pemko) Padang untuk masuk dalam jejaring UNESCO Creative Cities Network (UCCN) kategori City of Gastronomy tahun 2027. HUMAS
IKLAN BANK INDONESIA KAS KELILING

Audiensi strategis ini merupakan tindak lanjut dari adendum Berita Acara Hasil Uji Petik Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I) Kota Padang pada Februari 2026 lalu. Adendum tersebut secara resmi memindahkan fokus pengembangan ekonomi kreatif Kota Padang dari subsektor seni pertunjukan ke subsektor kuliner. Pertemuan ini sekaligus menjadi ajang permohonan pendampingan dari daerah kepada pusat untuk menghadapi tahapan seleksi UCCN 2027, mulai dari tahapan sosialisasi, pengisian dossier, hingga seleksi administrasi dan substansi.

Langkah akselerasi ini tidak dilakukan secara sepihak, melainkan dikawal oleh elemen kolaborasi yang solid. Turut hadir mendampingi Wali Kota Padang dalam delegasi tersebut antara lain Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Yeni Yuliza, Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kota Padang Wirdanis, Dr. Haris Satria, serta Ramani yang hadir mewakili komunitas kuliner lokal.

Dukungan penuh juga mengalir dari unsur legislatif yang terjun langsung mengawal jalannya audiensi dan memastikan dukungan regulasi serta penganggaran. Tampak hadir dalam rombongan tersebut Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Nanda Satria, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Barat Doni Harsiva Yandra, serta Anggota DPRD Kota Padang Argi Putra Finalo.

Jika berhasil menembus dan ditetapkan dalam jaringan UCCN kelak, Kota Padang akan menyusul jejak kota-kota kreatif Indonesia lainnya yang telah lebih dahulu diakui oleh UNESCO.

Kota-kota tersebut antara lain Pekalongan, Surakarta, dan Ponorogo (kota kerajinan dan kesenian), Bandung (kota desain), Ambon (kota musik), Jakarta (kota literasi), serta Malang (kota kreatif seni media). (bi/rel/mel)

Halaman:
1 2

Penulis: Imel
Editor: Imel

Bagikan: