Pasien Covid-19 di Sumbar Meninggal Dunia Capai 100 Orang

PADANG, binews.id -- Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumbar melaporkan per Rabu (23/9/2020) kemarin, terjadi penambahan sebanyak tiga pasien Covid-19 meninggal dunia di Sumbar. Dengan penambahan ini maka jumlah pasien Covid-19 di Sumbar meninggal dunia hingga Rabu sudah mencapai 100 orang.
Jasman Rizal, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumbar, mengatakan,total Warga Sumbar terinfeksi Covid-19 telah 4.855 orang. Terjadi penambahan 202 orang warga sumbar positif terinfeksi Covid-19. Sembuh bertambah 121 orang, sehingga total sembuh 2.528 orang.
"Dan meninggal bertambah 3 orang sehingga total meninggal 100 orang," kata Jasman dalam pesan tertulis, Rabu (23/9).
Dirinci Jasman daritotal 4.855 orang yang telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 di Provinsi Sumbar, diantaranya dirawat di berbagai rumah sakit 292 orang (6,01%), isolasi mandiri 1720 orang (35,43%), isolasi daerah 106 orang (2,18%), isolasi BPSDM 47 orang (0,97%), isolasi PPSDM 62 orang (1,28%), meninggal dunia 100 orang (2,06%), sembuh 2.528 orang (52,07%).
Baca juga: KAI Divre II Sumbar Gelar Ramp Check untuk Pastikan Keselamatan dan Kenyamanan Angkutan Lebaran
Lanjut Jasman, dari laporan tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso dibawah pimpinan dan penanggungjawab, Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc, melaporkan 3.117 sample yang diperiksa Labor Fakultas Kedokteran Unand sebanyak 2.801 sampel dan Labor Veteriner Baso Kabupaten Agam sebanyak 306 sampel, terkonfirmasi tambahan 202 orang warga Sumbar positif terinfeksi Covid-19 pada Rabu.
Warga Sumbar terkonfirmasi positif sebanyak 202 orang dengan sebaran Kota Padang 108 orang, Kota Bukittinggi 14 orang, Kota Payakumbuh 4 orang, Kota Sawahlunto 1 orang, Kota Pariaman 4 orang, dan Kabupaten Pasaman Barat 1 orang.
Selanjunya, Kabupaten Agam 19 orang, Kabupaten Solok 9 orang, Kabupaten Padang Pariaman 8 orang, Kabupaten Pesisir Selatan 11 orang, Kabupaten Tanah Datar 2 orang, Kabupaten Limapuluh Kota 3 orang, Kabupaten Sijunjung 15 orang, Kabupaten Pasaman 2 orang, dan Kabupaten Solok Selatan 1 orang. (bi)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Setelah Covid Landai, Andani: Reformasi Ketahanan Kesehatan
- SE Gubernur Sumbar, ke Hotel, Restoran Hingga Objek Wisata Wajib Tunjukkan Sertifikat Vaksin
- Meski Pandemi Melandai, Pemerintah Tetap Lanjutkan PPKM
- Pimpin Monitoring dan Evaluasi Vaksinasi Sumbar, Wagub : Kita Berjibaku Terus
- Gubernur Mahyeldi Tegaskan Semua ASN Pemprov Sumbar Wajib Vaksin
Progul Dokter Warga Mulai Layani Masyarakat Kota Padang
Kesehatan - 24 Februari 2025
Jaga Kesehatan Pegawai, KAI Divre II Sumbar Gelar Medical Check Up
Kesehatan - 19 Februari 2025
Mahyeldi Jalani Medical Check-Up di RS Unand Jelang Pelantikan
Kesehatan - 14 Februari 2025
KAI Divre II Sumbar Gelar Pengobatan Gratis terhadap 228 Pensiunan
Kesehatan - 10 Februari 2025