Dinilai Terinovatif, Lima Kepala OPD di Sumbar Diganjar Penghargaan

PADANG, binews.id -- Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menyerahkan penghargaan pada kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dinilai dalam Inovasi Pelayanan Publik dilingkungan pemerintah provinsi Sumbar, yang dihadiri seluruh kepala OPD Sumbar, di Aula Kantor Gubernur, Senin (28/12/2020).
Gubenur Irwan Prayitno menyampaikan, bahwa pada dasarnya banyak inovasi yang dilakukan masing-masing OPD. Tujuannya inovasi-inovasi tersebut agar masyarakat merasakan kecepatan, efektivitas dan efisiensi di setiap layanan.
Inovasi merupakan keniscayaan, suatu kewajiban, suatu kemestian, karena inovasi itu identik dengan perubahan. Kita hidup setiap hari haruslah berubah. Untuk itu setiap OPD dalam pencapaian kinerja melalui transformasi digital agar saling sinergi dan saling terkoneksi," kata Irwan Prayitno dalam sambutannya.
Inovasi dilingkungan pemerintah daerah saat ini harus menjadi sebuah kebiasaan, budaya bahkan kewajiban bagi aparaturnya.
Baca juga: KAI Divre II Sumbar Gelar Ramp Check untuk Pastikan Keselamatan dan Kenyamanan Angkutan Lebaran
"Kita berinovasi bukan karena adanya penghargaan dari pusat, tapi karena suatu kebutuhan. Adanya atau tidak penghargaan, kita tetap berinovasi," ucapnya.
Mungkin saja hingga saat ini masih ada aparatur yang belum tergerak untuk melakukan inovasi, karena mereka berprinsip tidak akan menganggu dalam gaji dan tunjangannya.
Inovasi merupakan suatu kebutuhan untuk peningkatan kinerja, setiap OPD jangan itu-itu saja kerjanya. Kedepan setiap perangkat daerah harus beriringan melakukan literasi digital.
"Kita juga harus mengubah mindset bekerja, dengan inovasi kita bisa mempermudah bekerja, mempercepat, memperlancar dalam pelayanan publik dan memberi manfaat dari hasil kerja yang dilakukan," terangnya.
Baca juga: KAI Divre II Sumbar Imbau Masyarakat Tidak Ngabuburit di Jalur Kereta Api Demi Keselamatan
Seperti inovasi juga bisa meningkatkan daya saing, untuk investasi dalam pelayanan investor. Contoh sederhananya, percepatan waktu pelayanan publik yang biasa 1 minggu bisa diselesaikan dalam hitungan jam.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- KAI Divre II Sumbar Gelar Ramp Check untuk Pastikan Keselamatan dan Kenyamanan Angkutan Lebaran
- KAI Divre II Sumbar Imbau Masyarakat Tidak Ngabuburit di Jalur Kereta Api Demi Keselamatan
- Datuak Febby: Keterbukaan Informasi Penting untuk Efisiensi Anggaran
- Wako Fadly Amran Instruksikan Damkar Siram Material Tercecer di Jalan Bypass
- Kapolda Sumbar Hadiri Launching Penguatan Program Pekarangan Pangan Lestari