Mahyeldi Siapkan Rendang Bagi Jemaah Haji dan Umroh yang Berangkat dari Sumbar

PADANG, binews.id - Meski belum ada kepastian kapan penyelenggaraan haji dan umroh dibuka kembali secara regular, namun Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) tetap optimis keadaan akan kembali normal. Gubernur Sumbar, Mahyeldi, bahkan akan menyiapkan hadiah rendang kepada setiap jemaah haji dan umroh yang berangkat dari Sumbar.
Kabar gembira ini disampaikan Mahyeldi saat memberikan sambutan pada acara serah terima sertifikat pembimbing manasik haji dan umroh mandiri dan profesional, di Hotel Rangkayo Basa, Sabtu (6/3/2021).
Hal ini disampaikan terkait keresahannya tentang masih banyaknya penyelenggara haji dan umroh yang ada di Sumbar, merupakan cabang dari perusahaan yang ada di Jakarta.
"Harusnya pusatnya di Sumbar, cabangnya baru ditempat lain, sehingga keberangkatan jemaah itu dari Sumbar, sebab waktu terpendek ke Jedah itu adalah dari Sumbar. Jangan dibalik, jemaah Sumbar dibawa dulu ke Jakarta, lalu ke Malaysia lagi, kan capek, waktunya juga lebih lama," tutur Mahyeldi.
Baca juga: Pemko Gelar Ramah Tamah Sambut Kedatangan 97 Jemaah Haji
"Semoga kedepan bagi jemaah yang berangkat atau bermalam di Sumbar, akan kita sediakan rendang. Kalau di Kota Padang, hal ini sudah dianggarkan, tapi tahun 2020 tidak terpakai karena tidak ada keberangkatan haji dan umroh," ungkap Mahyeldi.
Apalagi, dalam program kerja Gubernur, salah satunya adalah akan berusaha menguatkan hubungan dengan Timur Tengah, dan menjadikan Sumatera Barat sebagai pintu gerbang untuk Indonesia bagian barat.
Sementara itu, dengan adanya sertifikasi pembimbing manasik haji dan umroh, Mahyeldi berharap kualitas haji dan umroh semakin meningkat.
Boy Hadi Kurniawan, Wakil Ketua Asosiasi Pembimbing Haji dan Umroh Mandiri dan Bersitifikat menyebut, kegiatan sertifikasi ini merupakan kerjasama antara Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat dengan UIN Imam Bonjol, Padang. Sertifikat diberikan kepada 42 orang peserta yang berasal dari berbagai daerah di Sumatera.
Baca juga: PT Semen Padang Lepas 80 Calon Jemaah Haji Tahun 2024
"Sertifikasinya dari Dirjen Haji dan Umroh Kementerian Agama RI. Sebelumnya para peserta ini mengikuti pelatihan selama 12 hari di asrama haji," kata Boy Hadi.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- KAI Divre II Sumbar Gelar Ramp Check untuk Pastikan Keselamatan dan Kenyamanan Angkutan Lebaran
- KAI Divre II Sumbar Imbau Masyarakat Tidak Ngabuburit di Jalur Kereta Api Demi Keselamatan
- Datuak Febby: Keterbukaan Informasi Penting untuk Efisiensi Anggaran
- Wako Fadly Amran Instruksikan Damkar Siram Material Tercecer di Jalan Bypass
- Kapolda Sumbar Hadiri Launching Penguatan Program Pekarangan Pangan Lestari