Tingkatkan Indeks Inklusi Keuangan, Pemko Padang Panjang Dukung Pembentukan TPAKD Sumbar

PADANG, binews.id -- Pemko Padang Panjang melalui Wakil Walikota, Drs. Asrul mendukung rencana pembentukan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di Provinsi Sumatera Barat.
Hal itu diutarakannya saat mengikuti sosialisasi pembentukan TPAKD di Auditorium Hotel Mercure Padang, Selasa (16/3). Turut hadir mendampinginya, Sekdako, Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si dan Kabag Perekonomian, Putra Dewangga, S.E.
Menurut Asrul, dengan terbentuknya TPAKD, dapat menyukseskan program pemerintah meningkatkan indeks inklusi keuangan di Indonesia. Hal ini pun tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 114 tahun 2020 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif yang ditetapkan pada 7 Desember 2020 lalu oleh Presiden Joko Widodo.
"Inklusi keuangan untuk mempertahankan SDGs pembangunan yang berkelanjutan. Di sini kita melihat ketersediaan fasilitas-fasilitas keuangan yang dirasakan masyarakat," kata Asrul.
Baca juga: KAI Divre II Sumbar Gelar Ramp Check untuk Pastikan Keselamatan dan Kenyamanan Angkutan Lebaran
Asrul menjelaskan, dengan ketersediaan fasilitas pelayanan keuangan yang dapat diakses oleh masyarakat, dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengatasi ketimpangan dan perimbangan ekonomi, serta memicu pertumbuhan ekonomi apalagi di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini.
"Pemerintah Kota Padang Panjang siap berkolaborasi dan bersinergi mendukung terbentuknya TPAKD ini," pungkasnya.
Kegiatan sosialisasi yang ditujukan bagi bupati/walikota se-Sumatera Barat tersebut dibuka Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, SP. Dalam sambutannya, Mahyeldi mengatakan, agar dalam pembentukan program kerja dari TPAKD nantinya, harus bersinergi dengan program-program yang telah dilaksanakan pemprov.
Menurutnya, setiap program yang dilaksanakan harus disinergikan atau dikolaborasikan dengan program-program sebelumnya dan tidak berjalan sendiri-sendiri.
Baca juga: KAI Divre II Sumbar Imbau Masyarakat Tidak Ngabuburit di Jalur Kereta Api Demi Keselamatan
Lebih lanjut, Mahyeldi sangat mendukung terbentuknya TPAKD tersebut, karena dapat memberikan penguatan yang lebih maksimal terhadap program yang diberikan kepada masyarakat.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Kota Padang Perkuat Ekonomi Kreatif Lewat Bimtek Branding Digitalisasi
- Permudah Akses Perbankan untuk UMKM, Pemko Padang Bersinergi dengan CIMB Niaga
- Evaluasi untuk Adinata Syariah 2025, Gubernur Mahyeldi Targetkan Sumbar Kembali Raih Juara Umum
- OJK: Likuiditas Perbankan 2025 Masih Ketat, Sektor Pertanian Perlu Digenjot
- Wakil Ketua DPRD Sumbar Iqra Chissa Inisiasi Pemprov dan Pertamaina Terkait Stabilisasi Stok BBM