Mengenal Radiologi, Pemeriksaan Medis Deteksi Kondisi Kesehatan dalam Tubuh Bersama Radiografer SPH

MRI 1,5 Tesla merupakan MRI berkekuatan daya magnetik tinggi yang dapat menghasilkan gambar yang lebih tajam, irisan yang lebih tipis sehingga perbedaan komponen jaringan lunak lebih jelas dan informasi lokasi kelainan lebih tepat.
B. MS CT SCAN 64 SLICES
Computer Tomography (CT) merupakan alat diagnostik radiologi yang menggunakan komputer untuk melakukan rekonstruksi data dari daya serap suatu jaringan atau organ tubuh tertentu yang telah ditembus oleh sinar X sehingga terbentuk gambar. Gambar yang dihasilkan oleh alat MS CT Scan 64 Slices ini sangat jelas dan mendetil dengan irisan sangat tipis (< 1 mm)
Baca juga: Semen Padang Jadi Andalan Proyek Flyover Sitinjau Lauik, HPSL Prioritaskan Produk Lokal
C. MAMMOGRAPHY
Pada umumnya Mamografi dilakukan untuk membantu mendeteksi kista atau kanker payudara. Mamografi dapat mendeteksi 90% sampai 95% kanker payudara. Akan tetapi, mungkin diperlukan biopsy pada daerah dugaan untuk mengkonfirmasi kanker.
D. Xray Fluoroscopy
Pemeriksaan X-ray yaitu foto Rontgen menggunakan mesin yang mengeluarkan radiasi sinar-X untuk menampilkan bagian dalam tubuh pasien dalam gambar 2 dimensi. Pemeriksaan ini umumnya hanya berlangsung selama beberapa menit. Tergantung pada bagian tubuh yang diperiksa, dokter mungkin meminta mengambil gambar pasien dalam beberapa jumlah posisi.
Pada beberapa kondisi, dokter akan menggunakan cairan kontras agar gambar yang dihasilkan menjadi lebih jelas. Sedangkan fluoroskopi yakni menggunakan sinar-X untuk menampilkan gambar organ tubuh pasien dalam format video. Umumnya menjalankan pemeriksaan fluoroskopi dengan memberikan zat pewarna kontras. Sama seperti pemeriksaan foto Rontgen, dokter mungkin meminta mengambil gambar pasien dalam sejumlah posisi agar mendapatkan gambaran yang lebih jelas. Lama pemeriksaan fluoroskopi tergantung pada bagian tubuh yang diperiksa.
E. UltraSonography (USG)
USG dilakukan dengan memanfaatkan gelombang suara yang memiliki frekuensi tinggi dan ditujukan langsung ke bagian tubuh yang mau diperiksa. Gelombang suara tersebut selanjutnya terpantul ketika bersentuhan dengan benda padat. Melalui alat yang disebut dengan probe, pantulan diubah menjadi gambar dengan kualitas 2D / 3D / 4D.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Semen Padang Lanjutkan Komitmen Cegah Stunting Lewat Bantuan Rp47 Juta di Hardiknas 2025
- Menuju Kota Sehat Terbaik di Indonesia, Padang Perkuat Kawasan Tanpa Rokok
- Sidak RSUD dr.Rasidin Padang, Ombudsman Apresiasi Layanan RSUD dr. Rasidin
- Progul Dokter Warga Mulai Layani Masyarakat Kota Padang
- SPH Jadi Rumah Sakit Pertama di Sumbar Penerima Bintang Tiga dari BPJS Kesehatan