HUT ke- 63 Tahun, Nasionalisasi Semen Padang Bangkit dan Berkembang di Tangan Anak Bangsa

Pada tahun 1959, di bawah pimpinan Setyatmo Semen Padang berhasil membukukan produksi sebanyak 125 ribu ton per tahun. Sementara saat itu, pasar semen membutuhkan paling tidak 220 ribu ton semen setiap tahunnya.
Direktur Utama PT Semen Padang Yosviandri mengatakan, momentum HUT ke-63 Pengambilalihan Pabrik dari tangan Belanda tersebut dimaknai oleh seluruh insan perusahaan dengan senantiasa mengucapkan syukur kepada Allah Swt, diiringi dengan semangat ikhtiar melalui kerja keras dan terus berinovasi.
"Peristiwa pengambilalihan itu merupakan momen bersejarah bagi bangsa ini, karena dengan dikuasainya PT Semen Padang dan perusahaan lain, roda ekonomi diputar sendiri oleh bangsa ini. Dengan 'kepala tegak' bangsa Indonesia menunjukkan komitmennya bahwa kita mampu membangkitkan perusahaan ini, dan bahkan membuatnya semakin maju dan berkembang hingga saat ini," kata orang nomor satu di PT Semen Padang itu.
Baca juga: SHE Challenge SIG Tahun 2025, Delapan Tim Bersaing di Fire Ground PT Semen Padang
PT Semen Padang yang kini berusia 111 tahun lebih, kata Yosviandri, akan terus berkomitmen untuk memberikan kontribusinya bagi kejayaan bangsa dan negara.
"Semua itu tentunya bisa dicapai dengan dukungan para pemangku kepentingan. Karena itu, kami mohon dukungannya kepada masyarakat lingkungan, pemerintah, mitra kerja, dan pemangku kepentingan lainnya agar perusahaan ini terus maju dan berkembang sehingga bisa terus berkontribusi terhadap bangsa dan negara," kata Yosviandri.
Dukungan dari Nagari
Ketua KAN Lubuk Kilangan Basri Dt Rajo Usali menyatakan bahwa pihaknya akan terus mendukung eksistensi PT Semen Padang, apalagi selama ini perusahaan konsisten memperhatikan masyarakat lingkungan, khususnya di Lubuk Kilangan melalui berbagai aspek kehidupan.
Selain ekonomi dan penyerapan tenaga kerja lokal, PT Semen Padang juga mendukung program Khusus Nagari Lubuk Kilangan yang sudah berjalan dua tahun sejak program tersebut digulirkan pada 2020.
"Untuk tahun ini, dukungan dari PT Semen Padang untuk program Khusus Nagari adalah bantuan pembangunan jembatan Parak menuju Rimbo Gaek di Kelurahan Tarantang," katanya.
PT Semen Padang, katanya, tidak hanya memberi perhatian kepada masyarakat lingkungan, tapi juga memperhatikan masyarakat Sumbar melalui berbagai program bantuan dari CSR perusahaan.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- KAI Divre II Sumbar Gelar Ramp Check untuk Pastikan Keselamatan dan Kenyamanan Angkutan Lebaran
- KAI Divre II Sumbar Imbau Masyarakat Tidak Ngabuburit di Jalur Kereta Api Demi Keselamatan
- Datuak Febby: Keterbukaan Informasi Penting untuk Efisiensi Anggaran
- Wako Fadly Amran Instruksikan Damkar Siram Material Tercecer di Jalan Bypass
- Kapolda Sumbar Hadiri Launching Penguatan Program Pekarangan Pangan Lestari