Kesembuhan Harian Covid-19 Capai 7 Ribuan per Hari, Ini Total Kasus Sembuh Nasional

JAKARTA, binews.id -- Perkembangan penanganan pandemi Covid-19 per 11 September 2021 secara nasional, angka kesembuhan harian bertambah mencapai 7.856 orang sembuh per hari. Adanya penambahan hari ini meningkatkan angka kumulatif kesembuhan hingga menembus angka 3,9 juta orang sembuh atau tepatnya 3.909.352 orang (93,9%).
Sejalan dengan itu, kasus aktif atau pasien positif yang masih membutuhkan perawatan medis, berkurang lagi sebanyak 2.855 kasus dan totalnya menurun menjadi 115.679 kasus (2,8%). Pada penambahan pasien terkonfirmasi positif (RT-PCR/TCM dan rapid antigen), hari ini bertambah sebanyak 5.001 kasus dan kumulatifnya, atau jumlah pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini mencapai 4.163.732 kasus.
Disamping itu, pasien meninggal juga bertambah lagi sebanyak 270 kasus dan kumulatifnya mencapai 138.701 kasus (3,3%). Selain itu, dari hasil uji laboratorium per hari, spesimen selesai diperiksa (RT-PCR/TCM dan rapid test antigen) per hari sebanyak 231.570 spesimen dengan jumlah suspek sebanyak 229.927 kasus.
Untuk perkembangan program vaksinasi, penerima vaksin pertama terus bertambah dan hari ini sebanyak 1.073.461 orang dengan totalnya melebihi 72 juta orang atau 72.248.720 orang. Sedangkan yang menerima vaksinasi kedua juga meningkat melebihi 40 juta orang atau angka tepatnya 41.534.340 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 666.347 orang. Serta penerima vaksin ketiga bertambah sebanyak 20.291 orang dan kumulatifnya sebanyak 775.725 orang. Untuk target sasaran vaksinasi berada di angka 208.265.720 orang.
Baca juga: Satgas Halal Padang Panjang Kampanyekan WHO 2024
Lebih lanjut, melihat perkembangan penanganan per provinsi, terdapat lima provinsi menambahkan pasien sembuh harian tertinggi. Provinsi Sumatera Utara menambahkan 796 orang dan kumulatifnya 89.043 orang, diikuti Jawa Timur menambahkan 681 orang dan kumulatifnya 355.394 orang, DI Yogyakarta menambahkan 560 orang dan kumulatifnya 142.070 orang, Aceh menambahkan 457 orang dan kumulatifnya 28.064 orang serta Kalimantan Timur menambahkan 429 dan kumulatifnya 145.541 orang.
Lalu, pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni di Jawa Timur menambahkan 547 kasus dan kumulatifnya 390.279 kasus, diikuti Jawa Barat menambahkan 446 kasus dan kumulatifnya 698.090 kasus, Sumatera Utara menambahkan 374 kasus dan kumulatifnya 101.468 kasus, Jawa Tengah menambahkan 295 kasus dan kumulatifnya 477.035 kasus serta Kalimantan Barat menambahkan 271 kasus dan kumulatifnya 38.373 kasus.
Untuk sebaran kasus aktif per provinsi, Jawa Tengah tertinggi sebanyak 18.030 kasus, Papua sebanyak 10.988 kasus, Sumatera Utara sebanyak 9.847 kasus, Jawa Barat sebanyak 7.862 kasus dan Aceh sebanyak 6.037 kasus.
Selain itu, terdapat 5 provinsi dengan angka kematian harian tertinggi diantaranya di Jawa Timur menambahkan 39 kasus dan kumulatifnya 29.035 kasus, diikuti Jawa Tengah menambahkan 31 kasus dan kumulatifnya tertinggi mencapai 29.452 kasus, Aceh menambahkan 25 kasus dan kumulatifnya 1.682 kasus, DKI Jakarta menambahkan 20 kasus dan kumulatifnya 13.450 kasus serta Kalimantan Timur menambahkan 18 kasus dan kumulatifnya 5.264 kasus.
Disamping itu, hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, jumlah kumulatif spesimen selesai diperiksa mencapai 34.550.865 spesimen. Terdiri dari spesimen positif (kumulatif) sebanyak 7.730.788 spesimen dan spesimen negatif (kumulatif) sebanyak 25.123.390 spesimen. Positivity rate spesimen (NAA dan Antigen) harian di angka 3,91% dan positivity rate spesimen mingguan (5 - 11 September 2021) di angka 4,86%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 94spesimen.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Mahasiswa S3 Ilmu Lingkungan UNP Laksanakan Praktik Kerja Lapangan di Kepulauan Riau
- Hj. Nevi Zuairina Minta Ada Transformasi Kesehatan dan Pariwisata di KEK Sanur
- PP IPPNU X Gerakan Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama Gelar Peer Educator Cegah Stunting
- Gubernur Mahyeldi, Direktur dan Rektor UNP Temui Wapres Usulkan Pengembangan RSAM Bukittinggi
- Bio Farma Ajak Perempuan di Kalimantan Tengah Cegah Kanker Serviks
Progul Dokter Warga Mulai Layani Masyarakat Kota Padang
Kesehatan - 24 Februari 2025
Jaga Kesehatan Pegawai, KAI Divre II Sumbar Gelar Medical Check Up
Kesehatan - 19 Februari 2025
Mahyeldi Jalani Medical Check-Up di RS Unand Jelang Pelantikan
Kesehatan - 14 Februari 2025
KAI Divre II Sumbar Gelar Pengobatan Gratis terhadap 228 Pensiunan
Kesehatan - 10 Februari 2025