Agar Tak Gulung Tikar Saat Pandemi, Pelaku UMKM Sumbar Harus Beradabtasi Dengan Sistem Digital

"Kami mendapat informasi bahwa pemerintah pusat melalui Menteri Keuangan akan memberikan fasilitasi gratis bagi produk yang dihasilkan oleh pelaku UMKM, mudah-mudahan hal ini bisa cepat terlaksanan, sehingga akan memperkuat ekomi kerakyatan yang dilakukan oleh UMKM untuk masa yang akan datang," katanya.
Saat ini, sambung Mahyeldi, Sumbar juga sudah mendorong lahirnya marketplace lokal yang bernama Bajojo.id, dan sampai saat ini sudah lebih dari 4.000 pelaku UMKM Sumbar sudah menjadi marchan didalamnya, dan diharapkan kedepan juga bisa berkolaborasi dengan platform digital atau marketplacenasional dalam mengembangkan pemasaran produk UMKM Sumbar agar semakin luas pemasarannya. (*/bi)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Kota Padang Perkuat Ekonomi Kreatif Lewat Bimtek Branding Digitalisasi
- Permudah Akses Perbankan untuk UMKM, Pemko Padang Bersinergi dengan CIMB Niaga
- Evaluasi untuk Adinata Syariah 2025, Gubernur Mahyeldi Targetkan Sumbar Kembali Raih Juara Umum
- OJK: Likuiditas Perbankan 2025 Masih Ketat, Sektor Pertanian Perlu Digenjot
- Wakil Ketua DPRD Sumbar Iqra Chissa Inisiasi Pemprov dan Pertamaina Terkait Stabilisasi Stok BBM