Wamentan Sebut Selama Pandemi, Tiga Juta Petani Bertambah

Minggu, 28 November 2021, 15:47 WIB | Ekonomi | Provinsi Sumatera Barat
Wamentan Sebut Selama Pandemi, Tiga Juta Petani Bertambah
Wamentan Harvick Hasnul Qolbi serahkan bantuan dua unit traktor roda dua, sapi pesisir dan bibit pohon produksi, di Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ambung Kapur Bukik Kandih, Kabupaten Padang Pariaman. IST
IKLAN GUBERNUR

Salah satu yang menjadi perhatian adalah tanaman porang. Untuk komoditas ini akan disiapkan hilirisasi karena produk turunannya sangat banyak. Karena itu masyarakat tidak perlu khawatir meskipun produksi melimpah.

Wakil Gubernur Sumbar Audy mengatakan keseriusan Pemprov Sumbar dalam pertanian tercermin dalam alokasi anggaran dalam APBD 2022 yang mencapai 10 persen, terbesar dari sektor lainnya.

"Saat ini 53 persen angkatan kerja di Sumbar berkaitan dengan pertanian. Itulah yang menjadi penggerak utama ekonomi Sumbar," ungkap Wagub Audy Joinaldy.

Baca juga: Datuak Febby: Keterbukaan Informasi Penting untuk Efisiensi Anggaran

Terkait pesantren ia menyebut beberapa pesantren ternama di Jawa sudah bisa menggerakkan perekonomian pesantren lewat pertanian. Di sumbar terdapat lebih 200 pesentren. Dengan latar kebalakang masyarakat yang banyak bertani, pertanian di pesantren juga punya potensi besar untuk dikembangkan.

"Dinas pertanian bisa melatih santri untuk pertanian. Belum dijual hasilnya juga tidak apa, minimal mengurangi cost operasional internal pesantren," tuturnya.

Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur mengatakan terima kasih atas kunjungan dam bantuan dari Wamentan bagi pesantren di daerah itu. Ia berharap pesantren tersebut bisa menjadi percontohan ke depan dalam pengelolaan pertanian sebagai penggerak perekonomian pesantren.

Dalam kesempatan itu Wamentan, Wagub Sumbar dan Bupati Padang Pariaman menanam pohon manggis secara simbolis di halaman pondok pesantren Nurul Yaqin. (*/bi)

Halaman:
1 2
Marhaban ya Ramadhan 2025

Penulis: Imel
Editor: BiNews

Bagikan: