Gugus Tugas COVID-19 Serahkan 7.000 APD ke Dokter Gigi, Spesialis THT

Rabu, 08 April 2020, 17:44 WIB | Kesehatan | Nasional
Gugus Tugas COVID-19 Serahkan 7.000 APD ke Dokter Gigi, Spesialis THT
Gugus Tugas COVID-19 Serahkan 7.000 APD ke Dokter Gigi, Spesialis THT
IKLAN GUBERNUR

"Kita tahu dalam praktiknya ahli THT sangat close contact dengan pasien, sehingga kami sudah membuat beberapa pedoman dan contoh, [...] harus pakai APD lengkap setidaknya level 2, masker N95. Kami sudah mendengar jeritan seluruh cabang bahwa masker N95 sangat kurang. Kami sudah membeli tetapi baru ada sedikit. Alhamdulilah gayung bersambut, BNPB mendengar (keluhan kami, red)," kata Jenny dalam sesi jumpa pers usai beraudiensi dengan Gugus Tugas.

Ia menjelaskan bantuan itu akan diserahkan ke ahli THT di seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, asosiasi dokter gigi dan perhimpunan ahli THT di Indonesia itu berharap agar bantuan tersebut dapat diberikan secara berkala sesuai dengan kebutuhan para tenaga kesehatan di lapangan.

Baca juga: Wako Bukittinggi Erman Safar Salurkan PKH Triwulan

Ikatan Dokter Indonesia melaporkan per Senin (6/4) ada 19 dokter yang meninggal akibat COVID-19. Jumlah itu belum menghitung jumlah dokter dengan status PDP (Pasien dalam Pengawasan) yang wafat dalam beberapa minggu terakhir.

Ke-19 dokter yang wafat itu, di antaranya, Prof. Dr. dr. Iwan Dwi Prahasto (Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta); Prof. Dr. dr. Bambang Sutrisna (Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia); dr. Bartholomeus Bayu Satrio (IDI Jakarta Barat); dr. Exsenveny Lalopua (Dinas Kesehatan Kota Bandung); dr. Hadio Ali K (Perdossi DKI Jakarta/IDI Jakarta Selatan); dr. Djoko Judodjoko (IDI Bogor); dr. Adi Mirsa Putra (IDI Bekasi); dr. Laurentius Panggabean (RSJ dr Soeharto Herdjan/IDI Jakarta Timur).

Korban lainnya, antara lain dr. Ucok Martin (Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara/IDI Medan); dr. Efrizal Syansudin (RSUD Prabumulih Sumatera Selatan/IDI Prabumulih); dr. Ratih Purwarini (IDI Jakarta Timur); Laksma (Purn) dr. Jeanne PMR Winaktu (RSAL Mintohardjo/IDI Jakarta Pusat); Prof. Dr. dr Nasrin Kodim (Guru Besar Epidemiologi FKM UI); dr. Bernadetta Tuwsnakotta (IDI Makassar); dr. dr Lukman Shebubakar (IDI Jakarta Selatan); dr. Ketty (IDI Tangerang Selatan); dr. Heru S (IDI Jakarta Selatan); dr. Wahyu Hidayat (IDI Kabupaten Bekasi); dan dr. Naek L Tobing (IDI Jakarta Selatan). (rls/comel)

Halaman:
1 2
Marhaban ya Ramadhan 2025

Penulis: Imel
Editor: Imel

Bagikan: