Lewat Operasional yang Tangguh, Bandara Soekarno-Hatta Cetak Kinerja Positif di Tengah Pandemi

JAKARTA, binews.id -- PT Angkasa Pura II (Persero) konsisten menjaga operasional Bandara Soekarno-Hatta di tengah pandemi COVID-19. Bandara terbesar dan tersibuk di Indonesia ini selalu beroperasi 24 jam setiap hari dengan memenuhi regulasi penanganan COVID-19 dan menerapkan protokol kesehatan yang berlaku di dalam negeri serta sesuai standar global.
Berbagai penghargaan global pun diterima bandara ini antara lain The 2021 COVID-19 Airport Excellence Awards dari Skytrax, sertifikasi Airport Health Accreditation dari Airport Council International, dan skor Safe Travel Score tertinggi di ASEAN yakni 4.3 (sama dengan Bandara Changi) yang diberikan Safe Travel Barometer.
President Director of AP II, Muhammad Awaluddin, mengatakan, Bandara Soekarno-Hatta sebagai pintu utama Indonesia dan bandara jangkar penerbangan domestik memiliki peran sangat penting dalam transportasi udara nasional.
"AP II mewujudkan operasional yang tangguh (resilience operation), cepat beradaptasi (agility operation) yang mengutamakan kerampingan (lean operation) sehingga Bandara Soekarno-Hatta dapat menghadapi tantangan pandemi COVID-19," jelas Muhammad Awaluddin.
Baca juga: Presiden Minta Polri Turut Kawal Realisasi Investasi Jawa dan Luar Jawa
Sejalan dengan hal ini, lalu lintas penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta pun berangsur-angsur pulih.
"Rasio pemulihan penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta pada Kuartal IV/2021 sudah berkisar 68% hingga 70%. Artinya, kondisi traffic penerbangan saat ini sudah mencapai 68-70% dari kondisi sebelum adanya pandemi yakni pada 2019," ungkap Muhammad Awaluddin.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada 11 Desember 2021 saat melakukan ramp check dan memimpin apel persiapan masa Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 di Bandara Soekarno-Hatta juga menuturkan bahwa pergerakan pesawat maupun penumpang di Bandara Soekarno-Hatta per harinya terus meningkat, hingga saat ini sudah ada 700 pergerakan pesawat take off dan landing setiap harinya.
Positif
Muhammad Awaluddin mengungkapkan sejalan dengan traffic yang berangsur-angsur pulih, Bandara Soekarno-Hatta saat ini telah mencetak kinerja positif.
"Bandara Soekarno-Hatta per Kuartal IV/2021 telah mampu membukukan operating cash flow yang positif. Artinya, hasil yang didapat dari operasional bandara lebih tinggi dibandingkan dengan biaya operasional (operating expense/opex)," ungkap Muhammad Awaluddin.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Nevi Zuairina Usul Koperasi sebagai Solusi Distribusi LPG 3 Kg untuk Minimalkan Kebocoran dan Perkuat Pengawasan
- Hj. Nevi Zuairina Dorong BUMN Energi Percepat Pengembangan Baterai EV dan Optimalisasi Limbah
- Awal Tahun 2025 Investor Pasar Modal Lampaui 15 Juta
- Nevi Zuairina minta Pengawasan BBM Subsidi Ditingkatkan dan Pelanggar Harus Diberi Efek Jera
- Penuhi Kebutuhan Pelanggan, PLN Sukses Tambah Jumlah SPKLU hingga 299% di Seluruh Indonesia Sepanjang 2024