188 Pekerja di Payakumbuh Dirumahkan, Terdampak Covid-19

PAYAKUMBUH, binews.id--- Pemerintah Kota Payakumbuh, Sumatera Barat sampai saat ini mencatat ada 180 tenaga kerja di daerahnya yang terdampak oleh pandemi COVID-19.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kota Payakumbuh Wal Asri di Payakumbuh, Kamis, mengatakan pihaknya saat ini terus mendata warganya yang pekerjaannya terdampak karena COVID-19.
"Data sampai Rabu sore itu, ada 188 warga kita yang telah terdampak, mulai dari PHK, dirumahkan dan yang pendapatannya menurun drastis semenjak adanya COVID-19," kata dia.
Untuk yang di PHK, kata dia, sampai saat ini ada sekitar 88 orang, 12 orang dirumahkan dan 80-an orang yang pendapatannya menurun drastis.
Baca juga: Menaker Imbau Masyarakat Lebih Selektif Memilih Informasi Kerja di Luar Negeri
"Ini baru data awal, belum selesai kita data semuanya. Ini akan terus kita data, sampai semuanya terdata," sebutnya.
Ia mengatakan seluruh tenaga kerja yang terdampak tersebut berasal dari berbagai sektor pekerjaan yang pada umumnya karyawan toko dan industri kecil menengah.
"Ada pusat perbelanjaan yang mengurangi jumlah karyawan, karena kondisi usaha yang melemah saat ini. Tapi mereka memang telah memberi pesangon kepada karyawannya," ujarnya.
Pekerja yang terdampak COVID-19 ini, kata dia, telah diminta untuk mendaftar ke kartu pra-kerja. Karena pemerintah pusat, akan menyediakan pelatihan dan insentif bagi mereka yang terdaftar di kartu pra kerja.
Baca juga: Menaker Terbitkan Edaran Pemberian THR Keagamaan, Berikut...
"Secara total masing-masing yang terdaftar itu mendapatkan Rp3.550.000 dari pemerintah pusat yang ada peruntukkannya masing-masing," ujarnya.
Penulis: Imel
Editor: Imel
Berita Terkait
- Nevi Zuairina Menghadiri Seminar Parenting Bersama Wali Murid SDIT An Nadzir Payakumbuh
- Ketua TP-PKK Ummi Harneli: Istri Kepala Daerah Harus Perhatikan Soal Penanganan Stunting
- Safari Ramadhan Ketua DPRD Sumbar, Supardi Prihatin Masih Ada Stunting di Kota Payakumbuh
- Kelurahan NDB Payakumbuh Gencarkan Sosialisasi Vaksinasi Anak
- Gebyar Vaksinasi Sapu Jagat, Dinkes Payakumbuh Keluarkan Jadwal per Kelurahan
Progul Dokter Warga Mulai Layani Masyarakat Kota Padang
Kesehatan - 24 Februari 2025
Jaga Kesehatan Pegawai, KAI Divre II Sumbar Gelar Medical Check Up
Kesehatan - 19 Februari 2025
Mahyeldi Jalani Medical Check-Up di RS Unand Jelang Pelantikan
Kesehatan - 14 Februari 2025
KAI Divre II Sumbar Gelar Pengobatan Gratis terhadap 228 Pensiunan
Kesehatan - 10 Februari 2025