Berikan Kuliah Umum di UNP
Hakim MK RI Arief Hidayat : Pancasila Dibentuk Atas Dasar Agama dan Ditegaskan UUD 1945

PADANG, binews.id -- Hakim Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK RI) Prof. Dr. Arief Hidayat, SH, M.S Jumat, (22 /7) memberikan Kuliah Umum bertajuk "Ideologi Pancasila di Era Disrupsi Teknologi".
Acara ini dilangsungkan di Ruang Sidang Senat UNP Kampus Air Tawar Padang dan dihadiri oleh sejumlah pimpinan UNP dan perwakilan organisasi mahasiswa se Kota Padang.
Rektor UNP Prof. Ganefri, Ph.D dalam sambutan menyatakan, Pancasila tidak bisa kita perdebatkan lagi sebagai ideologi bangsa, tetapi yang penting bagaimana membumikan Pancasila dan menginternalisasikannya dalam kehidupan sehari-hari dan kebangsaan, sehingga menjadi kekuatan bagi semua.
Untuk itu UNP terus melakukan kegiatan penanaman nilai -nilai Pancasila khususnya di lingkungan kampus, salah satunya melalui kuliah umum dengan mendatangkan pakar hukum berkompeten.
Baca juga: Atase Agama Kedutaan Arab Saudi Kunjungi UNP, Perkuat Kerja Sama di Bidang Pendidikan dan Keagamaan
Pada pemaparannya Hakim Mahkamah Konstitusi Prof. Dr. Arief Hidayat, SH, M.S mengatakan, era disrupsi teknologi menyebabkan berbagai persoalan, sehingga ideologi Pancasila, dilihat secara proses lahirnya Pancasila dalam Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) adalah founding father yang beragama Islam yang menguasai dan menerima keberagaman agama di negeri ini.
"Sehingga jelaslah bahwa Pancasila dibentuk atas dasar agama dan ditegaskan dalam Pembukaan UUD 1945" disisi lain era 4.0 ini, memiliki sisi positif yakni mempertemukan orang secara daring, dari sisi negatif sebuah era Postruk, dimana sebuah kebenaran dibangun oleh media sosial dan narasi-narasi negatif yang akhirnya dibenarkan, sehingga memecah integrasi nasional dan inilah salah wujud disrupsi tersebut," tegas Guru Besar UNDIP Semarang itu.
Dalam kegiatan kuliah umum dimoderatori oleh Afriva Khaidir, SH, M.Hum, MAPA, Ph.D yang merupakan Dosen Departemen Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial UNP. Terjadi diskusi yang alot dari peserta kuliah umum sebagai respon materi yang diberikan (
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Pj Wako Padang Terima Penghargaan Tokoh Pelopor Anti Tawuran dan Balap Liar
- Polda Sumbar Libatkan K9 dalam Antisipasi Peredaran Narkoba di Bandara Internasional Minangkabau
- Komitmen Jadikan Sumbar Zero Tawuran dan Balap Liar, Kapolda Sumbar Pimpin Deklarasi Anti Tawuran dan Balap Liar
- Pemko Padang dan Polda Sumbar Deklarasi Anti Tawuran dan Balapan Liar
- Padang Tanpa Tawuran! Pemko dan Polda Sumbar Satukan Kekuatan dalam Deklarasi