Gubernur Mahyeldi Harap Alumni Farmasi UNAND, Jadi Entrepreneur Bidang Farmasi

Minggu, 24 Juli 2022, 12:04 WIB | Ekonomi | Kota Padang
Gubernur Mahyeldi Harap Alumni Farmasi UNAND, Jadi Entrepreneur Bidang Farmasi
Demikian disampaikan Gubernur Sumbar, Buya Mahyeldi, saat membuka acara Temu Alumni Nasional dan MUBES V Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Farmasi Universitas Andalas (Unand) tahun 2022, di Hotel Pangeran Beach, Padang, Sabtu (23/7/2022). IST/HUMAS
IKLAN GUBERNUR

PADANG, binews.id -- Sumatera Barat (Sumbar) dengan berbagai hasil alamnya merupakan rumah bagi bahan baku produk-produk farmasi. Oleh sebab itu Sumbar juga menjadi lahan subur untuk segudang aktivitas kewirausahaan farmasi, yang di dalamnya mencakup aktivitas produksi dan inovasi produk farmasi atau lebih dikenal dengan istilah Pharmapreneur.

Demikian disampaikan Gubernur Sumbar, Buya Mahyeldi, saat membuka acara Temu Alumni Nasional dan MUBES V Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Farmasi Universitas Andalas (Unand) tahun 2022, di Hotel Pangeran Beach, Padang, Sabtu (23/7/2022).

Acara yang bertema "Yuk Jadi Pharmapreneur Hebat Melalui Dukungan Komunitas" itu menurut gubernur sangat sejalan dengan program unggulan Sumbar yakni menciptakan 100 ribu enterpreneur hingga tahun 2024 mendatang.

"Jadi entrepreneur di bidang farmasi sangat sejalan dengan progul yang kami usung. Saat ini Pemprov Sumbar juga telah berhasil menelurkan kurang lebih 20 ribu pelaku usaha baru di Sumbar," kata gubernur.

Baca juga: Alumni SMA 6 Padang Dukung Hidayat

Selain itu, peran alumni Farmasi Unand, harap gubernur, dapat menurunkan angka pengangguran di Sumbar secara siginifikan.

"Tema ini memperlihatkan secara eksplisit bahwa kepedulian alumni Universitas Andalas dalam berkontribusi nyata dalam mendorong penciptaan enterpreneur-enterpreneur baru, pelaku usaha pelaku usaha baru," tuturnya.

Selain itu ia juga berharap Pharmapreneur dan Alumni Farmasi Unand dapat melihat potensi produksi gambir di sumbar, pasalnya 80 persen dari total produksi gambir nasional itu berasal dari Sumbar. Namun saat ini stabilitas harga gambir menjadi persoalan.

"Saya harap adanya peran dari farmasi dalam pemanfaatan produk gambir. Kedepan kita akan mengadakan FGD terkait permasalahan hilirisasi gambir ini. Karena produksi gambir sendiri dianggap sebagai barometer gambir nasional, hal tersebut diakui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian," imbuh gubernur.

Baca juga: Alumni SMA 6 Padang Angkatan 92 Kurban Satu Sapi

Senada dengan hal itu, Dekan Fakultas Farmasi Unand, Fatma Sri Wahyuni, juga berharap para alumni harus bisa bersinergi dengan para tokoh masyarakat, serta menuangkan pemikiran-pemikiran hebatnya untuk kemajuan pembangunan daerah.

Halaman:
Marhaban ya Ramadhan 2025

Penulis: Imel
Editor: BiNews

Bagikan: