ADVETORIAL

Bank Nagari Jadi BPD Terbaik di Tanah Air, Kado Terindah HUT ke-60

Selasa, 15 Maret 2022, 09:05 WIB | Kota Padang
Bank Nagari Jadi BPD Terbaik di Tanah Air, Kado Terindah HUT ke-60
Direktur Utama Bank Nagari Muhamad Irsyad bersama direksi dan komisaris meniup lilin kue ulang tahun Bank Nagari yang ke-60 di halaman parkir kantor pusat bank itu Jalan Pemuda No.21 Padang, Sabtu (12/3).

PADANG, binews.id — Dengan digitalisasi, tantangan pada era pandemi oleh Bank Nagari justru bisa didulang menjadi peluang. Tetap mampu menunjukkan kinerja cemerlang bahkan berhasil menorehkan prestasi menjulang.

Terbukti, Bank Nagari mampu menjadi Pembangunan Daerah (BPD) terbaik di tanah air berdasarkan Rating BUMD Keuangan Versi Infobank yang dilansir Februari 2022.

Baca juga: Bertahan Sebagai Market Leader di Perbankan Sumbar, Bank Nagari Mulai Merambah Pasar Luar Neger

"Prestasi ini menjadi kado terindah ulang tahun ke-60 Bank Nagari," ujar Direktur Utama Bank Nagari, Muhamad Irsyad, saat acara puncak peringatan HUT Bank Nagari, Sabtu (12/3).

Hadir juga Direktur Operasional Bank Nagari, Syafrizal, Direktur Kredit dan Syariah, Gusti Candra, Direktur Keuangan, Sania Putra, Direktur Kepatuhan, Restu Wirawan, beserta Komisaris Utama, Benni Warlis, dan Komisaris, Manar Fuadi beserta Edrizanof.

Dikatakan Irsyad, sejak bank ini beroperasi pada tahun 1962 silam, ini merupakan pencapaian terbaik dalam sejarah Bank Nagari yang patut disyukuri sebagai hasil usaha bersama.

"Sebagaimana disampaikan oleh Infobank

bahwa Bank Nagari merupakan BPD terbaik seluruh Indonesia dengan indeks 95,19 persen. Skor ini tertinggi diantara seluruh BPD yang dirating tersebut," katanya.

Menurut Irsyad, prestasi bergengsi tersebut tak terlepas dari buah manis upaya digitalisasi perbankan yang dimulai sejak tahun 2017 lalu dan hingga saat ini yang semakin dikedepankan.

Dikatakannya Bank Nagari terus mengembangkan produk dan layanan perbankan dengan mengedepankan peran teknologi untuk memudahkan layanan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan nasabah.

Memasuki usia ke-60 tahun, Bank Nagari terus berupaya mewujudkan digital transformation melalui pengembangan layanan digital dengan tagline "Nagari GAUL (Gampang Aman Untung Lancar).

"Digitalisasi untuk produktivitas. Selaras dengan tema kali ini 'Kinerja Bank Nagari Tumbuh Solid yang Didukung oleh Layanan Digital Ditengah Pandemi Covid-19'," katanya.

Dikatakannya lagi, dengan didukung oleh layanan digital, performa bisnis Bank Nagari semakin tumbuh signifikan. Itu ditunjukkan oleh kinerja keuangan Bank Nagari yang sangat baik sepanjang tahun 2021.

Hingga akhir 2021, jumlah aset Bank Nagari mencapai Rp28,25 triliun, kredit mencapai Rp20,99 triliun, Dana Pihak Ketiga mencapai Rp23 triliun dan laba mencapai Rp416,29 miliar.

Seiring dengan itu, ratio keuangan Bank juga membaik dengan indikator sebagai berikut CAR 21,6 persen, ROA 1,98 persen, LDR 91,25 persen dan NPL 2,48 persen.

Market Share Bank Nagari di Sumatera Barat saat ini dari sisi aset sebesar 34,81 persen, dari sisi kredit/pembiayaan sebesar 35,80 persen, dan dari sisi DPK mencapai 43,49 persen.

Selain itu Bank Nagari juga telah melakukan Penyaluran Dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Tahap I sebesar Rp250 miliar dengan levarage 3,97 kali atau setara Rp992,37 miliar.

"Sedangkan pada Tahap II penyaluran dana PEN sebesar Rp250 miliar dengan levarage sebanyak 5,38 kali atau setara dengan Rp1,34 triliun," kata Irsyad lagi menjelaskan.

Selain itu Penyaluran KUR sebesar Rp1,62 triliun dengan jumlah nasabah 12.378 debitur, penyaluran KPR FLPP sebanyak 1.519 Unit, yang terdiri dari KPR FLPP Konvensional dan Syariah.

Ia mengatakan, arah kebijakan proses bisnis yang disusun untuk 2022 selain pengembangan teknologi informasi melalui transformasi digital juga dilakukan peningkatan kapabilitas human capital.

Saat ini nasabah Bank Nagari sudah bisa menikmati berbagai layanan digital yang tak kalah dari perbankan nasional lainnya.

Di antaranya pengembangan Mobile Banking versi terbaru, Nagari Cash Management, QRIS, Laku Pandai (Lapau Nagari), serta penambahan delivery channel," tutur Irsyad.

Salah satu bukti keberhasilan digitalisasi Bank Nagari, tercermin dari meningkatnya jumlah pengguna produk dan layanan digital yang meningkat 41,40 persen, sedangkan transaksi mengalami kenaikan 34,32 persen dari periode sebelumnya.

Seiring dengan pertumbuhan tersebut, transaksi melalui Nagari Mobile Banking juga melesat dengan transaksi per Desember 2021 sebesar Rp892 miliar dengan fee based mencapai Rp36,3 miliar.

Ditambahkannya lagi, peran Bank Nagari sebagai agen pembangunan di daerah juga tercermin dari dukungan dalam menyediakan dan melaksanakan kerja sama layanan digital.

Layanan digital yang disediakan di antaranya yaitu Nagari Cash Management, SP2D Online, Smart Tax Solution, Samsat Digital Nasional (Signal), Nagari Virtual Account, N-Retribusi (Pasar, Pariwisata, Sampah, Parkir, KIR), N-Auto debet, dan lainnya.

Komisaris Utama Bank Nagari Benni Warlis menilai pandemi Covid-19 justru mempercepat proses digitalisasi dan kesempatan inilah yang diambil oleh manajemen untuk mendongkrak kinerja Bank Nagari.

Ia mengatakan, sebanyak 30 persen atau sepertiga penduduk di Sumbar merupakan nasabah Bank Nagari, hal ini menandakan Bank Nagari telah menjadi tuan rumah di negeri sendiri. (*)

Editor: Imel

Bagikan: