Pemkab Dharmasraya Ingatkan Waspada Banjir dan Longsor

Sabtu, 12 November 2022, 06:39 WIB | Peristiwa | Kab. Dharmasraya
Pemkab Dharmasraya Ingatkan Waspada Banjir dan Longsor
Tingginya curah hujan yang disertai angin kencang yang terjadi di Kabupaten Dharmasraya sejak berapa minggu terakhir, Pemkab Dharmasraya mengingatkan jajarannya dan masyarakat untuk waspadai potensi ancaman bencana alam seperti banjir dan tanah longsor. IST
IKLAN GUBERNUR

DHARMASRAYA, binews.id -- Tingginya curah hujan yang disertai angin kencang yang terjadi di Kabupaten Dharmasraya sejak berapa minggu terakhir, Pemkab Dharmasraya mengingatkan jajarannya dan masyarakat untuk waspadai potensi ancaman bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.

"Kami imbau seluruh masyarakat agar tetap waspada bencana alam , mengingat curah hujan yang tinggi sejak seminggu terakhir ini," kata Analisis Kebencanaan BPBD Dharmasraya, Ardianus Efendi, Rabu (9/11/2022).

Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika (BMKG), Kabupaten Dharmasraya adalah salah satu kabupaten di Sumbar berstatus siaga bencana hingga Desember mendatang, sehingga diperlukan upaya antisipasi untuk menindaklanjuti peringatan dari BMKG.

BPBD Dharmasraya telah memetakan wilayah-wilayah rawan banjir, setidaknya delapan kecamatan seperti Kecamatan Pulau Punjung, Timpeh, Tiumang, Padang Laweh, Sembilan Koto, Koto Baru, Koto Besar, dan Asam Jujuhan.

Baca juga: Peningkatan Layanan di Masa Nataru, KAI Divre II Sumbar Operasikan Stasiun Kampung Jua

"Sedangkan untuk titik rawan tanah longsor berada di Kecamatan Sembilan Koto karena geografis daerah yang berbukitan. Sembilan Koto adalah wilayah yang tidak tidak ada jalur alternatif apabila terjadi longsor, sehingga pimpinan memberi atensi khusus untuk penanganan bencana disana, jangan sampai warga terisolir. Kalau terjadi bencana segera kirim bantuan kesana," bebernya

Menurutnya bencana banjir yang melanda sejumlah daerah di Dharmasraya terjadi akibat luapan sungai Batang hari serta sungai-sungai sedang yang membentang di daerah itu.

"Hanya saja yang terjadi biasanya hanya banjir lewat, artinya jika intensitas hujan tinggi sejak malam dan paginya akanbanjir, biasanya siang air juga sudah mulai surut sehingga tidak ada warga yang mengungsi. Namun demikian kita tegaskan tetap waspada dalam kondisi apapun," tambah dia.

BPBD Dharmasraya telah melakukan langkah antisipasi peringatan dini terjadinya bencana, diantaranya sosialisasi melalui radio, grup media sosial, dan grup percakapan pesan singkat terkait kesiapansiagaan menghadapi bencana kepada masyarakat.

Baca juga: 50 Club Ikut Ramaikan Kejuaraan Futsal Kajari Cup II Pasaman, Bupati Sabar AS Berikan Apresiasi

"Begitu juga dalam waktu dekat kita akan menerbitkan surat imbauan perihal peringatan dini dan langkah-langkah kesiapsiagaan menghadapi potensi ancaman bencana banjir dan tanah longsor, ini akan ditujukan ke kecamatan agar diteruskan ke nagari-nagari," katanya.

Halaman:
Marhaban ya Ramadhan 2025

Penulis: Imel
Editor: BiNews

Bagikan: