PT Semen Padang Dukung Pemulihan Ekonomi di Huntap Kampung Talang melalui Kolaborasi Program Pertanian Regeneratif ITB--Unand

Rabu, 22 April 2026, 11:59 WIB | Peristiwa | Kota Padang
PT Semen Padang Dukung Pemulihan Ekonomi di Huntap Kampung Talang melalui Kolaborasi...
PT Semen Padang menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Pengabdian kepada Masyarakat yang diinisiasi ITB bersama Unand, yang dilaksanakan di kawasan Huntap Kampung Talang, RT 03 RW 04, Kelurahan Kapalo Koto, Senin (20/4/2026). HUMAS
IKLAN BANK INDONESIA KAS KELILING

PADANG, binews.id — PT Semen Padang menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Pengabdian kepada Masyarakat yang diinisiasi Institut Teknologi Bandung (ITB) bersama Universitas Andalas (Unand), yang dilaksanakan di kawasan Hunian Tetap (Huntap) Kampung Talang, RT 03 RW 04, Kelurahan Kapalo Koto, Senin (20/4/2026).

Mengusung tema "Penerapan Teknologi Pertanian Regeneratif dan Terintegrasi dalam Model Pemulihan Ekonomi Pascabencana Berbasis Kebun Komunitas", program ini dirancang sebagai langkah strategis untuk mendorong kemandirian ekonomi warga melalui pendekatan pertanian berkelanjutan yang adaptif terhadap keterbatasan lahan.

Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat ITB, Ramadhani Eka Putra, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari intervensi sebelumnya yang difokuskan pada penyediaan Hunian Sementara dan Layak (Hunsela) atas penugasan dari Kementerian Pendidikan Tinggi. Seiring dengan stabilnya kondisi pascabencana, fokus program kini diarahkan pada penguatan aktivitas ekonomi masyarakat.

"Setelah fase tanggap darurat dan penyediaan hunian, kini tantangan berikutnya adalah memastikan masyarakat memiliki sumber penghidupan yang berkelanjutan. Kami memilih pendekatan ekonomi berbasis sistem pertanian terpadu, yang tidak hanya produktif tetapi juga ramah lingkungan," ujar Ramadhani.

Ia menambahkan, program ini tidak berhenti pada pelatihan jangka pendek, melainkan dirancang sebagai pendampingan berkelanjutan hingga November 2026. Selama periode tersebut, tim ITB akan secara aktif memantau perkembangan implementasi di lapangan.

"Pelatihan memang dilaksanakan selama dua hari, namun pendampingan akan terus berjalan. Harapannya, ini dapat menjadi katalis peningkatan kapasitas masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, dalam mengelola sumber daya yang ada menjadi nilai ekonomi," lanjutnya.

Beragam materi pelatihan diberikan kepada warga, mulai dari teknik hidroponik sebagai solusi pertanian di lahan terbatas, budidaya lebah galo-galo (Trigona), hingga distribusi bibit tanaman produktif seperti kelapa dan durian. Konsep yang diusung menekankan bahwa pekarangan rumah dapat dioptimalkan sebagai "kulkas hidup" yang menyediakan kebutuhan pangan secara mandiri.

Ramadhani Eka Putra juga mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang atas dukungan konkret melalui penyediaan pupuk organik berbasis maggot atau kasgot, yang dinilai efektif dalam meningkatkan kualitas media tanam sekaligus mendukung prinsip ekonomi sirkular.

Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menegaskan bahwa keterlibatan perusahaan merupakan bagian dari komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dalam mendukung pemulihan masyarakat.

"Sebagai bagian dari ekosistem sosial di Sumatera Barat, PT Semen Padang memiliki tanggung jawab untuk turut serta dalam mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat terdampak bencana. Kolaborasi ini menjadi wujud nyata kontribusi kami dalam penguatan kapasitas dan kemandirian warga," ujarnya.

Senada dengan itu, Staf TJSL PT Semen Padang, Fajar Rahmadoni, menambahkan bahwa dukungan perusahaan tidak hanya terbatas pada bantuan material, tetapi juga bagian dari upaya mendorong praktik pertanian berkelanjutan di tingkat komunitas.

Halaman:

Penulis: Imel
Editor: Imel

Bagikan: