Hadirkan Konsultan, MWA UNP Siap Sinergi Menuju WCU
PADANG, binews.id -- Universitas Negeri Padang (UNP) tengah gencar mengembangkan program World Class University (WCU) terutama dalam merancang grand design untuk mencapai tujuan program secara maksimal.
Dalam mencapai tujuan tersebut, UNP menghadirkan narasumber Prof. Dr. Wawan Gunawan Abdul Kadir, MS yang merupakan dosen Institut Teknologi Bandung. Rabu (12/4/2023) di Ruang Sidang Senat Lantai 4 Air Tawar Padang.
Kegiatan dihadiri Ketua MWA, Ketua SAU, Wakil Rektor, Sekretaris Universitas, Dekan, Direktur Sekolah Pascasarjana, Wakil Dekan, Wakil Direktur, Kepala Lembaga, Kepala Badan, Kepala Pusat, Kepala dan Sekretaris Departemen, Koordinator Prodi selingkungan UNP, dan Tim World Class University.
Prof. Dr. Wawan Gunawan Abdul Kadir, yang juga konsultan World Class University Indonesia menjelaskan bagaimana pengalaman Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, dan beberapa perguruan tinggi dalam meningkatkan ranking di World Class University.
Baca juga: Riyanda Pimpin Rapat Pimpinan, Tekankan Optimalisasi Inovasi dan Penertiban Aset Daerah
Wakil Rektor IV mengatakan, kegiatan tersebut memperkuat kesiapan UNP dalam menghadapi World Class University. Dikatakan, UNP telah berupaya dengan segala potensi yang ada untuk mengejar ketertinggalan dan sudah melakukan berbagai kegiatan dan kerjasama dengan mitra Internasional dan perguruan tinggi luar negeri.
Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) UNP, Prof. Z Mawardi Effendi mendukung penuh dan siap bersinergis guna menyiapkan kebijakan rektor menuju World Class University. (bi)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Langkah Wako Fadly Amran: Dari Enam ke Enam Puluh Buku untuk Literasi Kota Padang
- Bikin Bangga! 3 Siswa SMK Semen Padang Borong Juara LKS 2026
- Tanamkan Budaya Selamat Sejak Dini, KAI Divre II Sumbar Gelar Edukasi Sapa Sekolah di SDN 04 Gaung
- Wako Fadly Amran Hadiri 2026 Intense Programs Taiwan--Indonesia International Industrial Talent Education
- UTBK-SNBT 2026 UNP Resmi Dibuka, Layani 18.367 Peserta Termasuk Disabilitas dan Lokasi Mentawai






