Pemerintah Padang Pariaman Layangkan Surat Ke Kementrian Perhubungan, Pertahankan Status Bandara Internasional Minangkabau

PADANG PARIAMAN, binews.id - Pemerintah berencana untuk melakukan perampingan jumlah status bandara internasional dari 32 bandara menjadi 15 bandara saja. Hal ini berdasarkan kesepakatan Kementerian Perhubungan dan Kementerian BUMN yang telah diumumkan awal bulan Februari lalu. Namun demikian, belum diketahui bandara mana saja yang akan dirubah statusnya dan bandara mana yang akan dipertahankan statusnya sebagai bandara internasional.
Berkaitan dengan wacana tersebut, Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur langsung melakukan komunikasi dengan Kementerian terkait. Hal ini dilakukan dalam upaya untuk mempertahankan status Bandara Internasional Minang Kabau (BIM) yang terletak di Nagari Katapiang itu, wilayah Kecamatan Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman Provinsi Sumatera Barat.
Baca juga: Tersangka Pembunuhan Nia Penjual Gorengan di Kayu Tanam Akhirnya Ditangkap
Kemudian Suhatri Bur memperkuat bahwa menurutnya, BIM ini layak berstatus Bandara Internasional. Karena selama ini katanya, BIM telah menjadi pintu masuk bagi wisatawan mancanegara terutama Malaysia dan negara tetangga lainnya. Maka menurutnya lagi, harus ada kajian komprehensif dengan melibatkan daerah terkait tindaklanjut wacana status bandara tersebut.
"Pemerintah Padang Pariaman telah layangkan surat ke Kementerian terkait, tentu harapan kita pemerintah pusat dapat mengakomodir sehingga tidak berdampak kepada ekonomi daerah," ujar Suhatri Bur saat dikonfirmasi kemarin (15/03) yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kominfo Zahirman.
Baca juga: PT Semen Padang Dukung Program TMMD di Padang Pariaman
Dari Mekah Suhatri Bur yang saat ini masih melaksanakan umrah bersama keluarga menyampaikan, keberangkatannya kemarin (0703) dengan 1200 jamaah umrah lainya se Sumatera Barat terbang dari BIM menuju Jeddah. Katanya, hal ini salah satu bukti kuat bahwa BIM itu layak menyandang status internasional.
Lalu pada kesempatan itu juga dia menghimbau serta mengajak kepada seluruh travel yang memberangkatkan jamaah umrah untuk terbang menuju Mekah itu melalui BIM. Demikian juga ajaknya kepada travel-travel umrah dari provinsi lainnya yang hampir dengan BIM.
Baca juga: Babinsa Hadiri Wirid Bulanan di Masjid Nurul Huda Batu Nyariang Nagari Koto Baru
"Mudah-mudahan dengan ini masyarakat Padang Pariaman bahkan Sumatera Barat berharap status BIM bisa dipertahankan," pungkasnya.
Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Padang Pariaman Rifki Monrizal menyatakan bahwa ungkapan Bupati tersebut telah ditindaklanjutinya. Dia menyebut, surat dukungan Pemkab Padang Pariaman dengan nomor: 553.4/087. /Dishub-2023 tertanggal 13 Februari 2023 telah dilayangkan, tertuju ke Kementrian Perhubungan, Kementerian BUMN, dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Gubernur Tegaskan Kemajuan Nagari Berarti Kemajuan bagi Sumatera Barat
- Mulai Diuji Coba, Gubernur Mahyeldi Menilai Tol Padang-Sicincin Bisa Menjadi Solusi Kemacetan
- Gubernur Mahyeldi Resmikan Kejuaraan Sepakbola Antarinstansi se-Sumbar
- Nagari III Koto Aur Malintang Divisitasi KI Pusat, Plt. Bupati Rahmang Optimis Terbaik Nasional
- Plt Gubernur Audy Sebut Perhatian Pusat terhadap Sumbar Sangat Besar