Wako Fadly Amran Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2022
Sedangkan, Pembiayaan Netto berupa selisih antara penerimaan pembiayaan dengan pengeluaran pembiayaan, dianggarkan sebesar Rp65.526.639.168,47. Realisasi sebesar Rp65.526.639.168,47 atau 100%.
Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2022 ini, ujar Fadly, dapat dibahas bersama pada sidang-sidang DPRD. "Sehingga ranperda ini dapat disetujui dan ditetapkan menjadi perda sesuai jadwal yang sudah ditetapkan," ujarnya.
Sebelumnya, Fadly juga turut mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam penyusunan Laporan Keuangan Daerah (LKPD) Padang Panjang 2022, termasuk kepada pimpinan dan anggota DPRD.
Baca juga: Jasaraharja Putera Gandeng UNP Ajak Mahasiswa Perdalam Literasi Keuangan
Berkat kerja sama semua pihak, sebutnya, Padang Panjang dapat mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). "Dengan pencapaian ini berarti Padang Panjang telah memperoleh opini WTP tujuh kali berturut-turut sejak 2016-2022," tuturnya. (Put)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Pelantikan Pengurus Baru Karang Taruna, Fokus Tingkatkan Kepedulian Sosial Pemuda
- Menuju Kota 1001 Event, Wali Kota Padang Panjang Luncurkan Calender Of Event 2026
- Wamenaker Silaturahmi ke Padang Panjang, Dorong Pemko Aktif Fasilitasi Pelatihan Pemuda
- 10 Pejabat Baru di Padang Panjang Dilantik
- Pemko Gelar Musrenbang RKPD 2027, Prioritaskan Pemulihan Ekonomi dan Pembangunan Berkelanjutan






