Pilkada Serentak, Gubernur Minta Kesbangpol Periksa Ketersediaan Anggaran dan Jadwal Tahapan
Ada beberapa partai yg mensondingkan ke Mendagri hampir semua meminta dari 71 hari ini agar diperpendek sehingga bisa difokuskan untuk menghindari kerumunan masa makanya diperpanjang, sehingga tidak perlu buru-buru ada waktu mereka lebih panjang untuk menghindari sentuhan interaksi sosial yang banyak dalam masyarakat .
"Kalau seandainya bisa dipangkas 50 hari, artinya masih bisa lebih hemat menjadi 21 hari, maka tahapan 15 Juni ini yang sangat pendek waktunya tinggal beberapa hari lagi, itu masih bisa diundur hingga bulan Juli untuk kesiapn kita lebih matang," Ujar Gubernur
Konsekuensinya adalah pengadaan logistik setelah penetapan mungkin agak singkat dengan adanya relokasi dan refokusing yang diarahkan menteri kepada kita memberikan kemudahan termasuk juga data tanggap darurat kita tidak memakai pengadaan yang sifatnya normal.
Baca juga: Percepatan Investasi Sumbar, Gubernur Mahyeldi Gandeng Danantara dan BP BUMN
Maka masa kampanye dipersingkat pengadaan logistik dipermudah dengan mempersingkat masa kompannye untuk menghindari wabah covid ini.
"Tentu itu menyesuaikan aturan yang dibuatkan oleh menteri di daerah dan 21 hari yang menjadi tidak terpakai untuk kampanye kita alihkan ketahapan-tahapan membutuhkan waktu panjang di saat covid di Sumatera Barat indenpenden ada 13, lalu satu provinsi 19 kota kabupaten dihitung lebih 600 ribu secara sensus petugas kami memverifikasikan dilapangan itu rasanya tidak cukup diberikan 14 hari sesuai kondisi normal."katanya
Lebih lanjut Gubernur menyebutkan Kampanye kita dipersingkat untuk menjaga supaya wabah covid tidak tersebar, ini semua akan diatur oleh KPU agar lebih bagus, kemudian waktunya kita alihkan kepada persiapan yang dibutuhkan disaat wabah covid ini.
Selain itu terkait dengan pelaksanaan pilkada pasca pandemi di Sumatera Barat, Bawaslu tentunya telah mengkaji syarat yang kita butuhkan untuk melakukan pengawasan tahun 2020, tentu dengan cara berdiskusi tentang peluang penawaran anggaran dan tahapan jadwal. (rls/melba)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Prof Djohermansyah Soroti Retret Ketua DPRD, Urgensi Pencegahan Korupsi Dipertanyakan
- Nevi Zuairina Dorong Penguatan Hilirisasi dan Ketahanan Industri Tambang Nasional di Tengah Tekanan Global
- Stok BBM 21--25 Hari Picu Kekhawatiran, Nevi Zuairina Minta Pemerintah Perjelas Informasi
- Nevi Zuairina Soroti Kesiapan BUMN Transportasi Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026
- FWP Sumbar Studi Tiru ke DPRD Banten, Perkuat Sinergi Media dan Legislatif






