FGD Bersama Dr. (HC) dr. H. R. Agung Laksono dan Drs. Yasril Ananta Baharuddin
PADANG, binews.id -- Universitas Negeri Padang menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema "Dinamika Situasi Politik Nasional dan Internasional untuk memperkuat Nilai Kebangsaan". di Ruang Sidang Senat Gedung Rektorat UNP (1/8) bersama Dr. (HC) dr. H. R. Agung Laksono, anggota Dewan Pertimbangan Presiden dan Politisi senior Drs. Yasril Ananta Baharuddin.
Kehadiran dari Dr. Agung Laksono dan Drs. Yasril Ananta dijadwalkan dalam rangka pemberian gelar doktor Honoris Causa kepada Perdana Menteri Kamboja Hun Sen di Universitas Negeri Padang.
Berhubungan di Kamboja sedang berlangsung pemilu, Rektor UNP Prof Ganefri mengatakan, acara pemberian Doktor Honoris Causa tersebut ditunda.
"Perlu diketahui bahwa pada mulanya ide untuk pemberian gelar doktor Honoris Causa ini dari Bapak Jusuf Kalla, serta Pak Agung. Semoga tahun ini bisa diwujudkan".
Baca juga: Riyanda Pimpin Rapat Pimpinan, Tekankan Optimalisasi Inovasi dan Penertiban Aset Daerah
Kedua narasumber menjelaskan kondisi menjelang tahun politik 2024 serta mulai memanas Pileg sampai Pilpres. Dr. Agung Laksono berharap semoga Pemilu 2024 bisa berjalan damai.
Tahun 2024 ini ada tiga pemilihan, pertama pemilihan legislatif, kedua pemilihan Presiden, dan ketiga pemilihan Kepala daerah.
Dari diskusi yang dipandu oleh Dr. Zikri Alhadi, SIP., MA, dosen Departemen Ilmu Administrasi Negara ini menyimpulkan, masyarakat Indonesia harus harus mengamalkan nilai-nilai Pancasila serta UUD 1945 untuk berlangsungnya kehidupan bernegara ini agar tetap rukun dan damai. (bi/rel)
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Langkah Wako Fadly Amran: Dari Enam ke Enam Puluh Buku untuk Literasi Kota Padang
- Bikin Bangga! 3 Siswa SMK Semen Padang Borong Juara LKS 2026
- Tanamkan Budaya Selamat Sejak Dini, KAI Divre II Sumbar Gelar Edukasi Sapa Sekolah di SDN 04 Gaung
- Wako Fadly Amran Hadiri 2026 Intense Programs Taiwan--Indonesia International Industrial Talent Education
- UTBK-SNBT 2026 UNP Resmi Dibuka, Layani 18.367 Peserta Termasuk Disabilitas dan Lokasi Mentawai






