Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Kecamatan Tigo Lurah, Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat. ketika mengikuti Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK).
"Tidak saja soal itu, di sisi pemerintah sendiri saya pikir kerumitannya juga sangat luar biasa. Sementara kita menuntut ekonomi dan pendidikan bangsa ini maju, di sisi lain kerumitan prosedur malah terkesan menjadi penghalang," katanya.
Hal itu dikatakannya, terkait pembangunan tower pemancar yang akan dilaksanakan di Nagari Bukit Bais Kec. IX Koto Sungai Lasi, Kab. Solok. Karena sesuai dengan laporan Wali Nagari dan Dinas Kominfo yang mengurus teknis pembangunan itu masih terkendala surat rekomendasi dari Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat. Padahal sesuai dengan keterangan Wali Nagari Bukit Bais, di level bawah nagari sudah terlebih dahulu semangat dan menyelesaikan soal pembebasan lahan untuk pembangunan Tower, dan kini harus terkendala proses administrasi yang terlalu lama di tingkat Provinsi.
"Sesuai laporan yang saya terima, surat kita sudah masuk ke provinsi dari pertengahan Agustus 2023, dan sampai sekarang belum progres sama sekali, bahkan tim kehutanan yang harusnya sudah melakukan survey kelapangan juga belum. Entah berapa lama proses administrasi seperti itu saja mesti ada kepastian. Sementara waktu dan kebutuhan akan jaringan komunikasi berjalan terus, terutama untuk dunia pendidikan yang serba daring," pungkasnya. (bi/Mak Itam)
Baca juga: Hari Ulang Tahun Kabupaten Solok Ke-113, Bekerja, Berkarya dan Semakin Berdampak
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Pemkab Solok Perkuat Upaya Cegah Pekat dan Narkoba Melalui Sosialisasi di MTsN 7 Solok
- Wisuda Tahfidz ke-4 MTsN 7 Solok Berlangsung Khidmat, 30 Siswa Resmi Diwisuda
- Pemkab Solok Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Pekat dan Narkoba di Kalangan Pelajar
- Wabup Solok Candra Pimpin TSR ke Mushalla Akbar Saning Baka, Disambut Antusias Warga
- Bupati Solok Salurkan Bantuan dari Masyarakat Jakarta Timur untuk Korban Banjir Junjung Sirih






