Wagub: Puyu Ikan Langka Khas Kuliner Padang

Minggu, 14 Juni 2020, 14:50 WIB | Kesehatan | Provinsi Sumatera Barat
Wagub: Puyu Ikan Langka Khas Kuliner Padang
Tebar 10.000 Bibit Ikan, Wagub: Puyu Ikan Langka Khas Kuliner Padang
IKLAN GUBERNUR

PADANG, binews.id— Ikan Puyu (papuyu) merupakan salah satu ikan langka, yang diminati masyarakat Kota Padang sebagai khas kuliner gurih dan enak. Jenis ikan ini memiliki karakter keras dan berduri bagi yang tidak terbiasa mungkin sulit membersihkannya, akan tetapi rasanya garing dan khas enaknya dalam gorengan.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit disela-sela kegiatannya di rumah dinas, Minggu (14/6/2020).

Wagub Nasrul Abit diketahui kemaren telah kemaren nyerahkan bantuan dan restocking bibit ikan Nila dan Papuyu 10.000 ekor dan menebarkannya untuk pelestarian sumbar daya ikan dan memenuhi kebutuhan ikan bagi masyarakat di Masjid Al Munawarah Pilakuak Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sabtu (13/6/2020).

Nasrul Abit juga menambahkan, saat ini kita memang sangat sedikit melihat keberadaan ikan puyu ini, tidak seperti tahun dimasa lalu tahun 1970 saat masih bersekolah di Padang, dimana hampir setiap selok dan air tergenang dilahan basah dipastikan ada ikan puyu ini.

Baca juga: Susul Gubernur Mahyeldi ke Magelang, Wagub Vasko Antusias Ikuti Retreat

"Untuk menjaga kelestarian ikan puyu ini Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumbar telah melakukan pembenihan agar ikan ini tetap memenuhi selera kuliner masakan Padang yang saat cukup populer dalam wisata kuliner Kota Padang," ungkapnya.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar Ir.Yosmeri juga melakukan restocking atau penebaran bibit ikan di irigasi Bandar Kuranji. Sebanyak 10.000 ekor bibit ikan yang terdiri ikan Nila 5.000 ekor dan ikan Papuyu 5.000 ekor.

" Hal ini merupakan bentuk kepedulian pemprov Sumbar dan upaya untuk memenuhi konsumsi ikan masyarakat Kuranji. Pasalnya ikan yang ditebar di Danau Tes dapat dimanfaatkan secara bebas oleh masyarakat, dengan syarat penangkapan ikan tidak boleh menggunakan racun atau putas maupun disentrum dan sejenisnya,"ujar Yosmeri.

Yosmeri mengatakan bantuan bibit ikan ini diharapkan dapat menambah populasi ikan di Kuranji, sekaligus upaya kita melestarikan jenis ikan puyu ini.

Baca juga: Pemprov Sumbar Siapkan Bus bagi Bupati/Wali Kota Beserta Wakil Menuju Bandara Yogya Usai Retret di Magelang

Dari wikipedia didapat, Ikan puyu (papayu) ini disebut ikan Betok adalah nama sejenis ikan yang umumnya hidup liar di perairan tawar. Ikan ini juga dikenal dengan beberapa nama lain seperti bethok atau bethik. Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai climbing gouramy atau climbing perch, merujuk pada kemampuannya memanjat ke daratan. (rls-hms)

Marhaban ya Ramadhan 2025

Penulis: Imel
Editor: BiNews

Bagikan: