Megah dan Modern, Pasa Ateh Bukittinggi Beroperasi Kembali Setelah Diresmikan Wamen PUPR

Kamis, 18 Juni 2020, 19:09 WIB | Pariwisata | Kota Bukittinggi
Megah dan Modern, Pasa Ateh Bukittinggi Beroperasi Kembali Setelah Diresmikan Wamen PUPR
Megah dan Modern, Pasa Ateh Bukittinggi Beroperasi Kembali Setelah Diresmikan Wamen PUPR
IKLAN GUBERNUR

Sementara itu Wamen PUPR, John Wempi Wetipo, menyampaikan, Pasa Ateh menjadi tonggak penggerak ekonomi masyarakat Kota Bukittinggi dan memiliki sejarah yang cukup panjang.

"Sejak terjadinya musibah kebakaran pada Oktober 2017 lalu. Kementrian PUPR mendapat instruksi dari mantan Wapres Jusuf Kalla untuk pembangunan kembali, dengan tema ramah lingkungan dan modern," jelas Wempi.

Diingatkannya, Pedagang nantinya wajib menjalankan protokol covid-19, agar pasar tidak menjadi episentrum penyebaran covid-19. "Kami juga apresiasi terhadap pemerintah provinsi Sumbar dan pemerintah Kota Bukittinggi yang konsentrasi mengawal pembangunan Pasa Ateh. Selamat beraktifitas di Pasa Ateh," tuturnya.

Baca juga: Pemko dan DPRD Bukittinggi Sepakati Tiga Ranperda Menjadi Perda

Pemerintah Kota Bukittinggi menyebut, Pasa Ateh dibangun dengan biaya Rp.292 miliar dari APBN. Pasa Ateh yang baru, dibangun dengan konsep green building dengan luas 3,9 hektare. Gedung megah berlantai empat termasuk basement dengan tinggi total 18,4 meter. Gedung ini dirancang ramah lingkungan dan mampu menampung lebih dari 800 toko.

Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, terima kasih atas perhatian dan bantuan dari pemerintah pusat sehingga Pasa Ateh dapat kembali berdiri kokoh di pusat kota dan desainnya pun menyatu dengan ikon Bukittinggi, Jam Gadang.

"Dengan adanya Pasa Ateh, ekonomi masyarakat dapat digerakkan kembali, apalagi setelah ditimpa musibah non alam Covid-19," ujarnya.

Pada acara peresmian itu, sekaligus dilaksanakan penandatanganan berita acara serah terima Pasar Atas Kota Bukittinggi oleh Kepala Balai Pemukiman Sarana Wilayah Sumbar kepada Pemerintah Kota Bukittinggi.

"Secara resmi pembangunan ini dapat segera difungsikan dan dimanfaatkan oleh masyarakat Kota Bukittinggi, khususnya para pedagang," tukas Ramlan. (rls/mel)

Halaman:
1 2
Marhaban ya Ramadhan 2025

Penulis: Imel
Editor: BiNews

Bagikan: