Pulang Dari Kalimantan Selatan, Satu Warga Payakumbuh Positif Covid-19

PAYAKUMBUH, binews.id - Sempat nyaman berada di zona hijau selama lebih kurang satu bulan, hari ini Kamis (9/7) satu orang warga Kota Payakumbuh kembali dinyatakan Positif terpapar Covid-19. Padahal kasus-kasus positif sebelumnya sudah dinyatakan sembuh dan bergabung dengan keluarga mereka masing-masing.
"Hari ini ada temuan kasus positif Covid-19 baru di daerah kita" kata tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Payakumbuh melalui Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh dr. Bakhrizal ketika menggelar Video Conference dengan media, Kamis (9/7) melalui aplikasi zoom.
Dikatakan Kadis Bakhrizal, adapun warga yang ditemukan terpapar virus corona tersebut yakni MRF (22) warga Kelurahan Talang Kecamatan Payakumbuh Barat.
"Jadi MRF ini dia bukan terpapar di Kota Payakumbuh, tapi yang bersangkutan datang dari luar Payakumbuh tepatnya Kalimantan Selatan, dia disana bekerja" kata dr. Bek.
Baca juga: Ratusan Murid SLB se Kota Payakumbuh Warnai Pawai Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2024
Kronologis ditemukannya MRF warga Talang Kecamatan Payakumbuh Barat ini terpapar Virus Corona (Covid-19) setelah yang bersangkutan melakukan pemeriksaan secara mandiri ke petugas karena yang bersangkutan ingin kembali ke Kalimantan Selatan untuk bekerja, dan sebelumnya yang bersangkutan sudah berada di Payakumbuh sejak 28 Juni 2020 lalu.
"Selama berada di Payakumbuh sejak 28 Juni beliau sudah menerapkan protokol kesehatan dengan isolasi mandiri di rumah, karena ingin kembali ke Kalsel yang bersangkutan melakukan swab secara sukarela pada Senin lalu. Nah, hari ini kita baru dapat kabar kalau MRF ini positif Covid-19," katanya.
Dan tentu ini menjadi tanda tanya bagi masyarakat Kota Payakumbuh, Kota Randang yang sudah nyaman berada di Zona hijau ini, apakah akan berubah kembali menjadi zona yang lain, Pemko akan koordinasikan dengan pihak Pemprov.
"Nanti akan kita koordinasikan lagi ke Provinsi apakah kita akan berubah zona. Tapi mudah-mudahan tidak, karena satu kasus yang ditemukan hari ini, itu bukan murni kasus dari daerah kita tapi kasus yang datang dari luar daerah" katanya.
Baca juga: Bupati Lima Puluh Kota, Safaruddin, Resmikan Pemakaian Kantor PWI Payakumbuh-Lima Puluh Kota
"Dan siang ini MRF rencananya akan kita bawa ke Padang. Selain itu, kita juga telah mengambil sampel orang yang pernah kontak dengan MRF, 10 sampel yang kita ambil itu juga telah kita kirim ke Padang." katanya.
Penulis: Imel
Editor: Imel
Berita Terkait
- Nevi Zuairina Menghadiri Seminar Parenting Bersama Wali Murid SDIT An Nadzir Payakumbuh
- Ketua TP-PKK Ummi Harneli: Istri Kepala Daerah Harus Perhatikan Soal Penanganan Stunting
- Safari Ramadhan Ketua DPRD Sumbar, Supardi Prihatin Masih Ada Stunting di Kota Payakumbuh
- Kelurahan NDB Payakumbuh Gencarkan Sosialisasi Vaksinasi Anak
- Gebyar Vaksinasi Sapu Jagat, Dinkes Payakumbuh Keluarkan Jadwal per Kelurahan
Progul Dokter Warga Mulai Layani Masyarakat Kota Padang
Kesehatan - 24 Februari 2025
Jaga Kesehatan Pegawai, KAI Divre II Sumbar Gelar Medical Check Up
Kesehatan - 19 Februari 2025
Mahyeldi Jalani Medical Check-Up di RS Unand Jelang Pelantikan
Kesehatan - 14 Februari 2025
KAI Divre II Sumbar Gelar Pengobatan Gratis terhadap 228 Pensiunan
Kesehatan - 10 Februari 2025