Bupati Pasaman Buka Temu Teknis Pertanian dengan Penyuluh

Jumat, 19 Juli 2024, 08:23 WIB | Ragam | Kab. Pasaman
Bupati Pasaman Buka Temu Teknis Pertanian dengan Penyuluh
Pertemuan Teknis Penyuluh Pertanian ini adalah pertemuan antara Penyuluh, Peneliti serta aparat untuk meningkatkan pelayanan kepada petani dalam mengembangkan usaha taninya. IST
IKLAN GUBERNUR

Lubuk Sikaping, binews.id -- Pertemuan Teknis Penyuluh Pertanian ini adalah pertemuan antara Penyuluh, Peneliti serta aparat untuk meningkatkan pelayanan kepada petani dalam mengembangkan usaha taninya, juga bertujuan menciptakan sinkronisasi antara Penyuluh Pertanian dengan Instansi Pertanian sebagai salah satu upaya untuk membangun persamaan.

Terkait dengan hal tersebut Dinas pertanian dan ketahanan pangan Pasaman menggelar temu teknis penyuluh pertanian yang dibuka langsung oleh Bupati Pasaman Sabar AS di aula pertemuan lantai III Kantor Bupati Pasaman Kamis (18/7/2024).

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Kadis pertanian Prasetiyo, Sekdis pertanian ,Kabag Perekonomian ,Kabid penyuluhan & jajaran Penyuluh Pertanian 88 orang terdiri dari penyuluh PNS 51 orang, penyuluh PPPK 13 orang, dan penyuluh kontrak 24 orang.

Sementara itu Kadis Pertanian Prasetyo dalam laporannya menyebutkan, SDM adalah kunci sebuah perubahan dan kinerja penyuluh di lapangan, oleh karena itu diperlukan Bimtek/ Pelatihan bagi penyuluh untuk menciptakan penyuluh yang handal.

Baca juga: Mulai Bertugas, Wawako Padang Panjang Allex Saputra Jadi Pembina Apel ASN

Upaya peningkatan SDM, fasilitasi penyuluh yang berkualifikasi pendidikan SLTA diberikan peluang untuk melanjutkan studi ke Universitas yg telah menjalin kerjasama dengan pemda Pasaman melalui program beasiswa.

Terkait dengan hal diatas Dinas pertanian Pasaman mengungkapkan, perlunya dukungan terhadap penyuluh pertanian, mengingat beban kerja penyuluh pertanian semakin berat.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Pasaman Sabar AS dalam arahannya mengatakan ,Sektor pertanian penyumbang PDRB terbesar di Kabupaten Pasaman untuk itu harus menjadi perhatian utama pemerintah, dalam hal ini peran Penyuluh sangat penting untuk membina petani.

Untuk itu penyuluh sebagai garda terdepan harus mampu melakukan pelayanan prima bagi petani di wilayah kerjanya. agar capaian swasembada pangan di Pasaman tetap terjaga bahkan bisa ditingkatkan,"ungkap Sabar AS. (bi/Fajri)

Baca juga: BPK Sumbar Periksa LKPD 2024, Pj Sekda Yosefriawan: Pemko Padang Siap Kooperatif

Marhaban ya Ramadhan 2025

Penulis: Imel
Editor: BiNews

Bagikan: