Hingga Hari Keempat Periode Nataru, KAI Divre II Sumbar Layani 23.208 Penumpang
PADANG, binews.id -- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat hingga hari keempat masa Angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, tanggal 19 s.d 22 Desember 2024, terdapat 23.208 penumpang. Atau rata-rata 5.800 penumpang per hari, meningkat 16% dibanding rata-rata harian penumpang pada bulan November 2024 sebanyak 4.995 penumpang per hari.
"Rincian jumlah penumpang selama 4 hari awal masa Nataru ini yaitu KA Pariaman Ekspres relasi Pauhlima/Padang -- Stasiun Naras pp sebanyak 17.514 penumpang, KA Minangkabau Ekspres relasi Stasiun Bandara Internasional Minangkabau (BIM) -- Stasiun Pulau Air pp sebanyak 4.166 penumpang, dan KA Lembah Anai relasi Stasiun BIM/Duku - Stasiun Kayu Tanam pp sebanyak 1.528 penumpang," kata Vice President KAI Divre II Sumatera Barat, M. Tri Setyawan.
Stasiun Padang masih menjadi favorit untuk stasiun keberangkatan ataupun stasiun tujuan dengan jumlah penumpang sebanyak 12.804 penumpang. Disusul oleh Stasiun Pariaman sebanyak 9.873 penumpang, Stasiun Air Tawar sebanyak 4.103 penumpang, Stasiun BIM sebanyak 3.123 penumpang, dan Stasiun Duku sebanyak 2.763 penumpang.
Dari sisi ketepatan waktu, untuk keberangkatan kereta api penumpang pada periode 19 s.d 22 Desember 2024, mencapai 100%, atau tepat sesuai jadwal yang ditetapkan. Adapun untuk ketepatan waktu kedatangan mencapai 98%.
Baca juga: Bupati Solok Hadiri Rapat Paripurna Istimewa Peringatan HUT Ke-77 Kabupaten Sijunjung
KAI menetapkan masa libur Nataru tahun ini yaitu selama 18 hari, sejak 19 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025.
Adapun puncak arus penumpang pada Nataru ini di KAI Divre II Sumbar diprediksi akan terjadi pada Rabu (25/12) dan Minggu (29/12).
"Masyarakat dapat menikmati libur Nataru menggunakan angkutan kereta api untuk berwisata, urusan bisnis, ataupun keperluan lainnya. KAI berkomitmen untuk mengantarkan pelanggan dengan selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu," kata M. Tri Setyawan.
M. Tri Setyawan melanjutkan, pihaknya menyarankan kepada calon pelanggan untuk merencanakan perjalanan dan melakukan pemesanan melalui aplikasi Access by KAI, mengingat tiket yang terbatas. Pembelian tiket melalui aplikasi Access by KAI dapat dilakukan sejak H-7 keberangkatan.
"Sehingga calon pelanggan yang memiliki rencana menggunakan KA dapat jauh-jauh hari membeli tiket tanpa takut kehabisan tiket. KAI juga masih menyediakan loket untuk penjualan tiket yang dibuka 3 jam sebelum keberangkatan KA, selama tiket masih tersedia," kata M. Tri Setyawan.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Amran Sulaiman Dorong Hilirisasi Perkebunan di Sumbar, Targetkan Kemandirian Pangan dan Energi Nasional
- Pemprov Didorong Optimalkan PAD, Komisi III DPRD Sumbar Turun Mengawal
- Musrenbang RKPD 2027: Ketua DPRD Sumbar Ingatkan Ancaman Fiskal, Serukan Sinergi Total
- Tim Ahli DPRD Sumbar Bahas Strategi Peningkatan PAD Melalui Pembenihan Udang Vaname di Sungai Nipah
- Gubernur Minta Dukungan Percepatan Pembangunan Tol Sicincin - Bukittinggi






