Update Sebaran Covid-19 di Sumbar Selasa 4 Agustus, Kasus Baru Bertambah 13

PADANG, binews.id -- Informasi terbaru disampaikan gugus tugas melalui situs resmi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, sumbarprov.go.id, Selasa (4/8/2020) adanya penambahan kasus baru positif Covid-19 sebanyak 13 orang. Sehingga total menjadi 987 orang. Dan pasien sembuh bertambah 3 orang, sehingga total sembuh 773 orang.
"Warga Sumbar terkonfirmasi positif sebanyak 13 orang yaitu 7 orang dari Kota Padang, 1 orang dari Kabupaten Padang Pariaman dan 5 orang dari Kabupaten Agam," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar, Jasman Rizal, Selasa (4/8).
Kasus baru ini dilaporkan Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso dibawah pimpinan dan penanggungjawab Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc.
"Dari 687 pemeriksaan sample (655 Lab Fak Kedokteran Unand dan 32 Lab veteriner Baso Agam), terkonfirmasi tambahan 13 (tiga belas) orang warga Sumbar positif terinfeksi covid-19, kesembuhan pasien covid-19 setelah 2x konversi negatif bertambah 3 orang," sebutnya.
Baca juga: Pelanggan KA Rajabasa dan Kualastabas Usia 18 Tahun ke Atas Belum Divaksin Booster Wajib Tes RT-PCR
Dijelaskan Jasman, total 987 orang yang telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat tersebut, dirawat di berbagai rumah sakit 84 orang (8,5%), Isolasi mandiri 72 orang (7,3%), Isolasi daerah 9 orang (0,9%), Isolasi BPSDM 15 orang (1,5%), Meninggal dunia 34 orang (3,4%), dan Sembuh 773 orang (78,3%).
Selanjutnya, untuk pasien positif Covid-19 yang berasal dari Kota Padang, Jasman merinci :
1. Pria 38 th, warga Batang Arau, pekerjaan Tenaga Kesehatan, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.
2. Pria 43 th, warga Alai Parak Kopi, pekerjaan Polri, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan dirawat di RS. Bhayangkara.
Baca juga: Syarat Keberangkatan Haji, JCH Lakukan Vaksinasi Booster
3. Pria 40 th, warga Pasa Ambacang, pekerjaan ASN, terinfeksi karena pulang dari Palembang tanggal 17 Juli 2020, penanganan isolasi mandiri sementa.
Penulis: Imel
Editor: BiNews
Berita Terkait
- Mahasiswa S3 Ilmu Lingkungan UNP Laksanakan Praktik Kerja Lapangan di Kepulauan Riau
- Hj. Nevi Zuairina Minta Ada Transformasi Kesehatan dan Pariwisata di KEK Sanur
- PP IPPNU X Gerakan Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama Gelar Peer Educator Cegah Stunting
- Gubernur Mahyeldi, Direktur dan Rektor UNP Temui Wapres Usulkan Pengembangan RSAM Bukittinggi
- Bio Farma Ajak Perempuan di Kalimantan Tengah Cegah Kanker Serviks
Progul Dokter Warga Mulai Layani Masyarakat Kota Padang
Kesehatan - 24 Februari 2025
Jaga Kesehatan Pegawai, KAI Divre II Sumbar Gelar Medical Check Up
Kesehatan - 19 Februari 2025
Mahyeldi Jalani Medical Check-Up di RS Unand Jelang Pelantikan
Kesehatan - 14 Februari 2025
KAI Divre II Sumbar Gelar Pengobatan Gratis terhadap 228 Pensiunan
Kesehatan - 10 Februari 2025