PJKIP Tanah Datar Advokasi Masyarakat Kecamatan X Koto yang Menolak PLTB
"Kami tentu mendorong perusahaan agar lebih selektif dan terbuka terhadap informasi yang dibutuhkan masyarakat, terutama terkait manfaat ataupun kerugian serta bahaya yang dialami jika PLTB ini dibangun," katanya.
Rezki menilai komunikasi yang masif dan saling terbuka antara kedua belah pihak baik antara perusahaan penyelenggara diyakini akan dapatencairkan suasana.
"Tentu penetrasi yang dilakukan oleh perusahan penyelenggara harus dilakukan secara maksimal, sehingga masyarakat dan perusahaan bisa menemukan titik tengahnya dalam persoalan penolakan tersebut, " katanya.(bi/rel/mel)
Halaman:
1 2
Penulis: Imel
Editor: Imel
Berita Terkait
- Safari Ramadan di Tanah Datar, Wagub Vasko Ruseimy Serahkan Bantuan Pembangunan untuk Masjid Al-Amin Piliang
- Disetujui Mensos, Sekolah Rakyat di Tanjung Alam Segera Dibangun di Tanah Hibah keluarga Dony Oskaria
- Groundbreaking Huntap Rambatan, Dony Oskaria Tekankan Pemulihan Ekonomi dan Sosial
- Pemasangan Pipa Air Bersih untuk Warga Terdampak Banjir Dihadiri Gubernur
- Bupati Eka Putra Dukung Terbentuknya KI Regional Sumbar






