Buka FINEST 2025, Gubernur Mahyeldi: Kematian Akibat Gangguan Neurologis Meningkat 18 Persen Sejak 1990
Program ini telah menjadi komitmen pemerintah untuk menurunkan prevalensi kasus, disabilitas dan kematian akibat penyakit-penyakit termasuk penyakit tidak menular.
"Kami berharap pertemuan ini dapat menjadi wadah untuk berbagi pengalaman klinis serta menggali inovasi baru untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan khususnya bidang neurologi, agar masyarakat kita terhindar dari gangguan neurologis," harapnya.
Sebagai penutup Gubernur Mahyeldi meminta kegiatan ini, dapat menjadi jembatan yang baik antara pemerintah, akademisi, klinisi, swasta dan segenap masyarakat agar berbagai program pemerintah dalam menekan gangguan neurologis, dapat terselenggara secara optimal dan komprehensif.
Sementara itu, Ketua Kolegium Neurologi Indonesia, Prof. DR. Dr. Syahrul SpN, Subsp NIOO(K) mengatakan penyakit Stroke adalah salah satu penyakit tidak menular, namun penyebab kematian dan disabilitas tertinggi di dunia, khususnya di Indonesia.
"Menurut data estimasi penyakit menunjukkan 1 dari 4 orang diperkirakan terkena stroke dalam hidupnya. Dan diperkirakan setiap tiga detik ditemukan satu orang terkena stroke," kata Syahrul.
Hal ini setara dengan 12 juta orang dalam setahun akan mengalami stroke, setengah juta di antaranya meninggal dunia.
"Mari kita jaga kesehatan dari sekarang, hidup sehat kalahkan stroke mulai dari diri sendiri," ucapnya.
Selanjutnya Syahrul berharap dukungan pemerintah provinsi Sumbar dalam memberi edukasi yang bermanfaat serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan stroke.
Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Sumbar dr. Aklima, MPH, Ketua Ikatan Dokter Indonesia Wilayah Sumatera Barat -- DR. dr. Roni Eka Saputra, SpOT(K), Spine, Ketua Cabang PERDOSNI se -- Sumatera; Aceh, Medan, Padang, Pekanbaru, Palembang, Jambi dan Lampung;
Penulis: Imel
Editor: Imel
Berita Terkait
- Wako Fadly Amran: Pengembangan RSUP Dr. M. Djamil Sejalan dengan Visi Kota Padang
- Wako Fadly Amran ikut Sambut Tim Penilai RSUP Dr M Djamil dari Bappenas
- Padang Rancak Award 2026 Kembali Digelar, Dicari RT Terbersih dan Terindah
- Sinergi Kemanusiaan di HUT ke-116, Donor Darah Semen Padang Berhasil Kumpulkan 369 Kantong Darah
- Perkuat Komitmen Cegah Narkoba Masa Angleb, KAI Divre II Sumbar Bersama BNN Sumbar Laksanakan Random Check P4GN






