Minangkabau Ekspres: Pilar Mobilitas dan Magnet Pariwisata Sumatera Barat
* Promosi Bersama: Mengembangkan paket wisata yang mencantumkan transportasi kereta bandara sebagai nilai tambah misalnya "tiket KA Minangkabau Ekspres + edutrain/wisata lokal".
* Penguatan infrastruktur penunjang: Peningkatan fasilitas stasiun (informasi wisata, ruang tunggu nyaman dll), serta penunjuk arah (signage) harus ditingkatkan agar transisi antar moda menjadi mulus.
* Monitoring dan evaluasi Dampak: Perlu penelitian empiris (survei wisatawan) untuk mengukur seberapa besar kontribusi KA Minangkabau Ekspres terhadap keputusan memilih Sumbar sebagai destinasi, serta pola perjalanan wisatawan setelah turun dari KA Minangkabau Ekspres.
Dengan kemudahan akses dari bandara ke kota, peningkatan kenyamanan, dan penerimaan publik yang semakin besar, KA Minangkabau Ekspres memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan kunjungan wisatawan.
"Untuk menjadikan rel bandara sebagai pemicu utama pariwisata berkelanjutan,sinergi antar-pemangku kepentingan Dinas Pariwisata, KAI, pemerintah daerah, operator wisata sangat penting. Dengan perencanaan yang tepat, Sumatera Barat dapat makin menonjol sebagai destinasi wisata unggulan di Indonesia," tutup Reza. (bi/rel/mel)
Penulis: Imel
Editor: Imel
Berita Terkait
- Efisien, Transparan, dan Ramah Lingkungan, KAI Divre II Sumbar Optimalkan Penggunaan BBM untuk Mobilitas Masyarakat
- Wagub Vasko Dorong Kab/Kota di Sumbar Tiru Langkah Pariaman Perluas Pasar Produk Pangan
- Sinergi Berkelanjutan, OJK dan Universitas Andalas Sepakati Nota Kesepahaman Baru
- Jaga Kualitas Layanan dan Keselamatan Perjalanan KA, KAI Divre II Sumbar Lakukan MCU Rutin bagi Pekerja
- OJK Cabut Izin Usaha BPR Sungai Rumbai di Dharmasraya






