Pemko Padang Panjang Dorong Pelaku Usaha Tingkatkan Kualitas Lewat Sosialisasi Pajak Daerah

Sabtu, 15 November 2025, 18:07 WIB | Ekonomi | Kota Padang Panjang
Pemko Padang Panjang Dorong Pelaku Usaha Tingkatkan Kualitas Lewat Sosialisasi Pajak...
emerintah Kota Padang Panjang kembali memperkuat sinergi dengan pelaku usaha melalui kegiatan Sosialisasi Pajak Daerah yang digelar di Gedung Serbaguna Kubu Gadang, Sabtu (15/11). HUMAS
IKLAN BANK INDONESIA KAS KELILING

PADANG PANJANG, binews.id -- Pemerintah Kota Padang Panjang kembali memperkuat sinergi dengan pelaku usaha melalui kegiatan Sosialisasi Pajak Daerah yang digelar di Gedung Serbaguna Kubu Gadang, Sabtu (15/11). Kegiatan ini menghadirkan pemilik rumah makan, tempat hiburan, hingga pelaku UMKM dalam satu forum dialog bersama pemerintah.

Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, dalam arahannya menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah dan pelaku usaha untuk mewujudkan tata kelola perpajakan yang lebih adil, transparan, dan berorientasi pada peningkatan ekonomi daerah.

Ia menjelaskan bahwa Pemko Padang Panjang telah menerapkan skema pajak baru berbasis kualitas layanan dan standar usaha. Kebijakan ini dirancang agar pelaku usaha terdorong meningkatkan mutu pelayanan sekaligus memberikan pengalaman terbaik kepada masyarakat.

"Pajak 5% akan diberlakukan bagi pelaku usaha yang dinilai memenuhi standar—kebersihan terjaga, makanan higienis, tempat rapi, parkir tertata, pelayanan baik, dan harga yang jelas," ujarnya.

Sementara itu, tarif 10% akan dikenakan kepada pelaku usaha yang belum memenuhi kriteria tersebut. Menurut Wako Hendri, perbedaan tarif ini bukan soal penalti, tetapi motivasi agar kualitas usaha ikut meningkat.

"Jika usaha bersih dan pelayanannya bagus, masyarakat tentu lebih senang datang dan berbelanja. Pada akhirnya, usaha tersebut juga yang akan diuntungkan," tegasnya.

Selain itu, Wako Hendri menyoroti upaya pemerintah dalam meningkatkan jumlah kunjungan ke Padang Panjang melalui serangkaian program dan event daerah. Tingginya tingkat kunjungan diyakini mampu mendorong pergerakan ekonomi lokal.

"Kalau kota ramai, otomatis ekonomi bergerak. Rumah makan penuh, UMKM laris, dan pendapatan pelaku usaha meningkat," ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh pajak yang dihimpun pemerintah akan dikembalikan kepada masyarakat melalui pembangunan dan peningkatan pelayanan publik. Pajak, jelasnya, adalah wujud kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah untuk kemajuan daerah.

Wako Hendri juga memastikan bahwa pemerintah akan terus hadir mendampingi pelaku usaha yang berinvestasi di Padang Panjang, agar mereka tidak hanya bertahan tetapi juga tumbuh dan berkembang.

"Kita ingin pelaku usaha untung, tumbuh, dan maju. Pemerintah siap membantu dan memfasilitasi," katanya.

Halaman:

Penulis: Imel
Editor: Imel

Bagikan: