Wako Fadly Amran Dampingi Sestama BNPB Tinjau Kondisi Warga Terdampak Bencana
PADANG, binews.id -- Wali Kota Padang, Fadly Amran, mendampingi Sekretaris Utama (Sestama) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rustian, meninjau langsung kondisi permukiman warga terdampak banjir bandang di Kelurahan Tabing Banda Gadang (TBG), Kecamatan Nanggalo, Senin (5/1/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Fadly Amran menginstruksikan percepatan relokasi warga, serta penanganan darurat tebing sungai yang berpotensi menimbulkan bencana susulan di tengah kondisi cuaca ekstrem.
"Kita tidak ingin ada korban jiwa akibat bencana susulan. Oleh karena itu, relokasi dan penanganan darurat harus dilakukan secepat mungkin," tegas Fadly Amran.
Fadly Amran menjelaskan, Pemerintah Kota (Pemko) Padang telah menyiapkan sejumlah skema penanganan guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap terpenuhi selama masa rehab-rekon.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Pemko Padang bersama BNPB dan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang akan melakukan penanganan darurat sekaligus menyiapkan rencana pengamanan sungai jangka panjang.
"Penanganan darurat tebing sungai ditargetkan rampung dalam waktu tiga bulan, meliputi pemasangan batu bronjong dan pengelolaan sementara Daerah Aliran Sungai (DAS). Sedangkan untuk tahap rehabilitasi dan rekonstruksi permanen diperkirakan membutuhkan waktu satu hingga dua tahun," paparnya.
"BNPB siap mendukung sepenuhnya agar penanganan pascabencana berjalan efektif, tepat sasaran, dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman," tukasnya. (bi/rel/mel)
Penulis: Imel
Editor: Imel
Berita Terkait
- Emridona Jadi Penerima Huntap Mandiri Sepablock Pertama di Kota Pariaman
- Wali Kota Padang Minta Perhatian Pusat Terkait Relokasi Rumah dan Normalisasi Sungai
- PT Semen Padang Dukung Pemulihan Ekonomi di Huntap Kampung Talang melalui Kolaborasi Program Pertanian Regeneratif ITB--Unand
- Sekda Sumbar Dorong Strategi Klaster untuk Tingkatkan Penanggulangan Bencana
- Pemko Padang Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Bencana Melalui Mantap LKO






