Wamendikdasmen dan Gubernur Mahyeldi Resmikan Revitalisasi Sekolah di Kota Padang

Selasa, 06 Januari 2026, 12:42 WIB | Pendidikan | Kota Padang
Wamendikdasmen dan Gubernur Mahyeldi Resmikan Revitalisasi Sekolah di Kota Padang
Bersama Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, Wamendikdasmen RI, Atip Latipulhayat, meresmikan pemakaian fasilitas hasil Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 di SMK Negeri 1 Kota Padang, Senin (5/1/2026). HUMAS
IKLAN BANK INDONESIA KAS KELILING

PADANG, binews.id -- Bersama Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) RI, Atip Latipulhayat, meresmikan pemakaian fasilitas hasil Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 di SMK Negeri 1 Kota Padang, Senin (5/1/2026).

Mengiringi itu, Wamendikdasmen Atip Latipulhayat menyampaikan, program revitalisasi ini merupakan program nasional untuk mengimplementasikan amanat konstitusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

"Perhatian Presiden RI terhadap kelayakan fasilitas pendidikan sangat besar. Meski fasilitas bukan tujuan akhir pendidikan, keberadaannya menjadi sarana penting untuk menghadirkan proses pembelajaran yang bermutu," ungkap Wamendikdasmen RI, Atip Latipulhayat.

Ia menjelaskan, secara nasional banyak fasilitas pendidikan yang sudah lama tidak tersentuh perbaikan. Sehingga, program revitalisasi perlu dipercepat penyelesaiannya, salah satunya melalui skema swakelola

"Sekolah yang telah direvitalisasi ini, tolong dirawat dan dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kegiatan belajar mengajar," tegasnya.

Terhadap itu, Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah menyambut baik program strategis nasional yang digagas melalui Kemendikdasmen. Ia menyampaikan terima kasih atas komitmen Pemerintah Pusat terhadap penguatan sumber daya manusia melalui pendidikan dasar dan menengah.

"Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wamen dan jajaran atas dukungan pembangunan sekolah dan ruang kelas baru di Sumatera Barat," ujar Mahyeldi.

Menurutnya, beberapa sekolah sudah tidak layak untuk dimanfaatkan karena rawan banjir dan lonsor saat musim hujan.

"Sekolah-sekolah yang berada di daerah rawan banjir dan lonsor. Perlu kita rencanakan relokasinya, demi keselamatan peserta didik,"ungkap Mahyeldi

Pada kesempatan, Kepala SMK Negeri 1 Padang, Zulkifli, menyampaikan terima kasih atas bantuan revitalisasi berupa ruang praktik siswa, ruang kelas baru, UKS, toilet, serta fasilitas pendukung lainnya yang diharapkan dapat meningkatkan kesiapan siswa menghadapi dunia kerja. (bi/rel/mel)

Penulis: Imel
Editor: Imel

Bagikan: