Ketua KONI Sumbar Tegaskan Disiplin Harga Mati, Jabatan Bisa Dicabut Kapan Saja
"Kalau uang kurang, masih bisa kita cari. Tapi kalau disiplin tidak ada, hancur semuanya," ujarnya.
Meski KONI bukan institusi militer atau kepolisian, ia menegaskan standar disiplin tetap harus tinggi agar organisasi olahraga mampu berjalan efektif dan berprestasi.
Mantan Plt Ketua KONI Sumbar itu juga memastikan KONI Sumbar tidak akan ragu melakukan evaluasi serta mengambil langkah tegas terhadap pengurus yang tidak siap bekerja atau mengabaikan komitmen bersama.
"Kalau ada pengurus yang tidak siap, lebih baik berhenti. Organisasi ini tidak boleh tersandera oleh orang-orang yang tidak menghargai pakta integritas," tegasnya.
Hamdanus berharap, dengan sikap tegas tersebut, KONI Sumbar dapat menjadi organisasi olahraga yang bersih, berintegritas, disiplin, dan sepenuhnya berorientasi pada prestasi. (bi/rel/mel)
Penulis: Imel
Editor: Imel
Berita Terkait
- Respons Ultimatum Suporter, Komisaris Utama Semen Padang FC: Aspirasi Jadi Bahan Evaluasi
- PB Bola Tangan Dukung Porprov XVI Sumbar, Dorong Pembinaan Atlet Jangka Panjang
- Dukung Porprov Sumbar 2026, Rakerprov WI Sumbar Perkuat Sinergi Pembinaan Atlet
- Wali Kota Padang Apresiasi Kontingen Karate INKANAS Padang Berlaga di Silent Knight International Karate Cup 2026 Malaysia
- M. Zuhrizul Pimpin FPTI Sumbar 2026--2030, Fokus Pembinaan dan Target Porprov XVI






