Lantik 16 Pejabat Eselon II, Wali Kota Riyanda Perkuat Birokrasi di Tengah Tantangan Fiskal

Selasa, 06 Januari 2026, 14:44 WIB | Pemerintahan | Kota Sawahlunto
Lantik 16 Pejabat Eselon II, Wali Kota Riyanda Perkuat Birokrasi di Tengah Tantangan...
Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra melantik dan mengambil sumpah jabatan 16 pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) di lingkungan Pemerintah Kota Sawahlunto, Senin (5/1/2026). HUMAS
IKLAN BANK INDONESIA KAS KELILING

SAWAHLUNTO, binews.id -- Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra melantik dan mengambil sumpah jabatan 16 pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) di lingkungan Pemerintah Kota Sawahlunto, Senin (5/1/2026). Pelantikan ini merupakan bagian dari langkah penataan birokrasi daerah guna memperkuat kinerja pemerintahan dan pelayanan publik.

Pelantikan tersebut berlangsung di lingkungan Pemerintah Kota Sawahlunto dan dihadiri oleh unsur pimpinan daerah serta jajaran aparatur sipil negara (ASN). Mutasi dan pengisian jabatan dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi dan hasil evaluasi kinerja aparatur.

Wali Kota Riyanda Putra menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan dinamika yang wajar dalam pemerintahan. Namun, menurutnya, mutasi kali ini memiliki substansi strategis sebagai upaya penataan ulang dan penguatan sumber daya aparatur agar birokrasi dapat bekerja lebih efektif dan selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah.

Ia menyampaikan bahwa penempatan pejabat pada posisi yang tepat diharapkan mampu mempercepat progres kinerja pemerintahan yang lebih maju, terukur, dan bermutu. Hal tersebut dinilai penting untuk memastikan program-program pemerintah daerah berjalan lebih fokus dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Riyanda menekankan bahwa penguatan sumber daya aparatur menjadi semakin krusial di tengah tantangan penurunan kapasitas fiskal daerah. Baik dari sisi APBD maupun berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat, kondisi tersebut menuntut birokrasi bekerja lebih cermat, efisien, dan adaptif.

Dalam konteks itu, ia menilai penyegaran dan penataan ulang pejabat eselon II memiliki nilai strategis untuk memperkuat kepemimpinan perangkat daerah. Para pejabat diharapkan mampu mengelola keterbatasan anggaran tanpa menurunkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

Wali Kota Riyanda juga mengingatkan bahwa pejabat yang dilantik harus memiliki komitmen kuat terhadap integritas, profesionalisme, dan akuntabilitas. Menurutnya, tantangan birokrasi ke depan menuntut kepemimpinan yang mampu mengambil keputusan tepat dan cepat.

Selain itu, para pejabat diminta segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan memahami program prioritas di perangkat daerah masing-masing. Adaptasi yang cepat dinilai penting agar roda pemerintahan dapat berjalan optimal tanpa hambatan transisi yang berkepanjangan.

Riyanda juga mendorong peningkatan kompetensi manajerial serta penguatan koordinasi lintas perangkat daerah. Ia berharap setiap organisasi perangkat daerah mampu bekerja secara responsif dan adaptif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat.

Menutup sambutannya, Wali Kota Riyanda menegaskan bahwa seluruh pejabat yang dilantik diharapkan mampu menghadirkan kinerja yang berdampak nyata bagi masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan visi pembangunan daerah dan semangat mewujudkan 'Sawahlunto Maju'. (bi/rel/mel)

Penulis: Imel
Editor: Imel

Bagikan: