Danrem 032/Wira Braja Resmikan Jembatan Armco di Malalak Utara, Akses Warga Pascabencana Kembali Lancar

Sabtu, 17 Januari 2026, 09:00 WIB | Peristiwa | Kab. Agam
Danrem 032/Wira Braja Resmikan Jembatan Armco di Malalak Utara, Akses Warga Pascabencana...
Komando Resor Militer (Korem) 032/Wira Braja usai peresmian jembatan Armco di Jorong Salimpauang, Kecamatan Malalak Utara, Kabupaten Agam, Jumat (15/1/2026). HUMAS
IKLAN BANK INDONESIA KAS KELILING

AGAM, binews.id -- Komando Resor Militer (Korem) 032/Wira Braja terus menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat terdampak bencana melalui pembangunan infrastruktur penghubung. Komitmen tersebut ditandai dengan peresmian jembatan Armco di Jorong Salimpauang, Kecamatan Malalak Utara, Kabupaten Agam, Jumat (15/1/2026).

Peresmian jembatan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Korem (Danrem) 032/Wira Braja, Brigjen TNI Mahfud, S.E., M.Si. Jembatan Armco ini dibangun untuk menggantikan akses masyarakat yang terputus akibat bencana alam beberapa waktu lalu.

Dalam sambutannya, Brigjen TNI Mahfud menyampaikan bahwa pembangunan jembatan Armco merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di daerah yang terdampak bencana dan mengalami keterbatasan akses transportasi.

"Pembangunan jembatan Armco ini adalah bukti bahwa negara hadir untuk rakyat. TNI Angkatan Darat berupaya secepat mungkin memulihkan akses masyarakat agar aktivitas sosial dan ekonomi dapat kembali berjalan normal," ujar Danrem.

Ia menjelaskan, saat ini terdapat lima unit jembatan Armco yang dibangun oleh TNI AD di wilayah Sumatera Barat. Pada hari yang sama, satu jembatan Armco di Kabupaten Pasaman juga telah dinyatakan rampung.

Menurut Danrem, dalam waktu tiga hari ke depan seluruh jembatan Armco yang telah direncanakan pembangunannya di Sumatera Barat ditargetkan selesai dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Selain jembatan Armco, Brigjen TNI Mahfud juga mengungkapkan bahwa saat ini terdapat tujuh unit jembatan Bailey yang masih dalam proses pengerjaan di beberapa daerah terdampak bencana.

Ke depan, TNI AD juga merencanakan pembangunan sembilan unit jembatan gantung, dengan rincian delapan unit berada di Provinsi Sumatera Barat dan satu unit lainnya di Provinsi Jambi.

Tidak hanya itu, TNI AD juga menyiapkan program lanjutan berupa pembangunan 62 jembatan gantung yang akan tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Sumatera Barat.

"Seluruh program ini bertujuan untuk mempercepat pemulihan wilayah pascabencana, baik dari sisi transportasi, komunikasi, maupun pemenuhan kebutuhan hunian sementara dan hunian tetap bagi masyarakat terdampak," jelasnya.

Danrem menegaskan bahwa TNI AD akan terus hadir dan bergerak cepat membantu masyarakat, sehingga seluruh akses yang terputus akibat bencana dapat segera dipulihkan.

Halaman:

Penulis: Imel
Editor: Imel

Bagikan: