Gubernur Mahyeldi Gotong Royong Bersama Warga Bersihkan Irigasi Banda Gadang di Gunung Talang

Sabtu, 17 Januari 2026, 09:46 WIB | Peristiwa | Kab. Solok
Gubernur Mahyeldi Gotong Royong Bersama Warga Bersihkan Irigasi Banda Gadang di Gunung...
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah melakukan gotong royong bersama masyarakat lima nagari di kawasan Banda Gadang, Koto Gaek Guguak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sabtu (17/1/2026). ADPIM
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT BI

GUNUNG TALANG, binews.id -- Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah melakukan gotong royong bersama masyarakat lima nagari di kawasan Banda Gadang, Koto Gaek Guguak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sabtu (17/1/2026).

Kegiatan gotong royong tersebut dilakukan untuk membersihkan saluran irigasi Banda Gadang yang tertutup sedimen lumpur akibat banjir dan longsor yang terjadi pada akhir November 2025 lalu.

Sedimen lumpur yang menumpuk di saluran irigasi tersebut menyebabkan terganggunya pasokan air ke lahan persawahan masyarakat, sehingga berdampak langsung terhadap aktivitas pertanian warga di wilayah tersebut.

Adapun lima nagari yang terdampak gangguan irigasi itu meliputi Nagari Kotogaek Guguak, Kotogadang Guguak, Jawi-Jawi Guguak, Talang, dan Cupak di Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok.

Gubernur Mahyeldi mengatakan, gotong royong bersama masyarakat dilakukan sebagai langkah cepat agar aliran air irigasi dapat kembali mengalir dan dimanfaatkan petani.

"Pagi ini kita bersama Pak Bupati, Pak Bakhtul, Pak Camat dan masyarakat melakukan goro untuk membersihkan saluran irigasi Banda Gadang dari sedimen, agar aliran air bisa kembali lancar," ujar Mahyeldi.

Untuk penanganan jangka panjang, Gubernur mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2 miliar pada tahun 2026 melalui Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA).

Anggaran tersebut akan digunakan untuk pembenahan permanen saluran irigasi Banda Gadang agar lebih kuat dan mampu menahan dampak bencana serupa di masa mendatang.

Selain itu, untuk perbaikan di bagian hulu irigasi atau Kapalo Banda, Gubernur Mahyeldi juga meminta dukungan Bank Nagari melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR).

"Alhamdulillah, untuk penanganan permanennya kita sudah alokasikan anggaran sebesar Rp2 miliar melalui PSDA Provinsi, sedangkan pembenahan Kapalo Banda kita minta dukungan CSR dari Bank Nagari," ungkapnya.

Dengan dilakukannya pembenahan tersebut, diharapkan saluran irigasi Banda Gadang dapat kembali berfungsi optimal untuk mengairi sekitar 5.500 hektare lahan persawahan masyarakat di Kecamatan Gunung Talang.

Halaman:
IKLAN MBG

Penulis: Imel
Editor: Imel

Bagikan: