Setdako Payakumbuh Tutup 5 Hari, Ini Penyebabnya

Senin, 07 September 2020, 10:51 WIB | Kesehatan | Kota Payakumbuh
Setdako Payakumbuh Tutup 5 Hari, Ini Penyebabnya
Setdako Payakumbuh Tutup 5 Hari, Ini Penyebabnya
IKLAN GUBERNUR

PAYAKUMBUH, binews.id - Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Payakumbuh, ditutup selama lima hari kerja, terhitung dari 7 sampai 11 September 2020.

Penutupan kantor Wali Kota tersebut, disebabkan terpaparnya Wakil Wali Kota Erwin Yunaz bersama dua staf di setdako, dengan virus corona diasase, dalam tiga pekan terakhir.

Sekdako Payakumbuh H. Rida Ananda, menginformasikan, Minggu (6/9) malam, penutupan pelayanan di lantai dua, atau di gedung setdako itu, dalam rangka sterilisasi gedung dari virus corona.

"Mohon maaf, untuk memutus mata rantai Covid-19 itu, seluruh unsur pimpinan dan staf, dilarang masuk kantor. Semuanya, bekerja dari rumah saja atau work from home (WFH)," ucap sekdako.

Baca juga: Menteri PANRB Sarankan Instansi Pemerintah Atur Jadwal WFH

Dikatakan, dari tiga yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Balaikota, dikatakan Kadiskes Payakumbuh dr. Bakhrizal, dua di antaranya sudah negatif. Yaitu Wawako Erwin Yunaz dan Nesa Morena.

Wawako Erwin Yunaz, dikatakan, harus menunggu hasil SWAB terakhir. "Mudah-mudahan, dalam satu atau dua hari ini, hasil SWAB wawako keluar dengan neqatif," jelas kadiskes di tempat terpisah.

Sedangkan, Nesa Morena, setelah menjalani 14 hari karantina, staf Dalbang UPBJ itu, kedua hasil SWAB-nya sudah neqatif, atau sembuh total.

Sementara, Alex Desrianto, staf Bagian Protokol Setdako, yang diketahui positif corona, Jumat (4/9), saat ini tengah menjalani karantina mandiri di Kelurahan Payolansek, Payakumbuh Barat.

Baca juga: Kapolri Minta Masyarakat Manfaatkan WFH dan Libur Sekolah

Melihat kondisi seperti itu, menurut Sekdako Rida Ananda, Wali Kota Riza Falepi, perintahkan seluruh pegawai setdako, termasuk asisten dan kepala bagian, untuk WFH.

Halaman:
Marhaban ya Ramadhan 2025

Penulis: Imel
Editor: BiNews

Bagikan: